Pasca Libur, Sekda Minsel Maksimalkan Awal Kerja dengan Agenda Strategis

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Selatan, Glady N. L. Kawatu, S.H., M.Si., melaksanakan sejumlah agenda penting pada Senin (30/3/2026).

Agenda tersebut mulai dari apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga mendampingi Bupati dalam kegiatan penyerahan laporan keuangan di Manado.

Agenda pertama diawali dengan keikutsertaan Sekda Glady dalam Apel Perdana ASN pasca libur nasional dan cuti bersama yang dirangkaikan dengan Apel Kebangsaan Bulan April 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Waleta dan dipimpin oleh Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, SIP sebagai Pembina Apel.

Apel ini diikuti oleh para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, para camat, kepala puskesmas, kepala sekolah tingkat SD dan SMP, pengawas sekolah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Setelah apel, Sekda melaksanakan koordinasi bersama para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bappelitbangda, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah.

“Koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja dan memperkuat sinergi antar perangkat daerah,” ucap Sekda Glady.

Selanjutnya, Sekda mendampingi Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Keuangan Unaudited Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara di Kota Manado.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, serta Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Utara Bombit Agus Mulyo.

Selain itu, hadir pula para bupati/wali kota atau perwakilannya, sekretaris daerah kabupaten/kota, inspektur daerah, serta kepala BKAD se-Provinsi Sulawesi Utara.

“Dalam setiap rangkaian kegiatan ini, menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam meningkatkan disiplin ASN, memperkuat koordinasi pemerintahan, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” tandasnya.

(Stev)

Sekda Glady Ajak Perangkat Daerah Samakan Persepsi dalam Penyusunan RKPD Minsel 2027

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady N. L. Kawatu menghadiri Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Bupati Minsel, Rabu (25/02/2026).

Forum tersebut merupakan tahapan strategis dalam penyusunan Rancangan Awal RKPD sebagaimana diamanatkan dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antarperangkat daerah, mempertajam indikator kinerja, serta memastikan konsistensi dengan prioritas pembangunan daerah, nasional, dan Provinsi Sulawesi Utara.

Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mengajukan usulan yang sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, memastikan kesiapan pelaksanaan pada tahun rencana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna meningkatkan efektivitas pembangunan.

“Hasil forum ini akan menjadi dasar penyempurnaan Rancangan RKPD, sehingga program yang direncanakan benar-benar berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Sekda Glady berharap, Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah ini dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang benar-benar berkualitas serta menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Apalagi menurut dia, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan terintegrasi secara optimal.

Ia juga menekankan agar seluruh perangkat daerah mampu menyusun perencanaan yang terukur, sinergis, dan berorientasi pada hasil, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap melalui forum ini, seluruh perangkat daerah dapat menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam menyusun RKPD Tahun 2027 yang realistis, terarah, dan berdampak langsung bagi peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Minahasa Selatan,” ujar Sekda Glady.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, para Camat, serta seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan.

(Stev)

Sekda Glady: Akreditasi Puskesmas Penentu Arah Mutu Layanan Kesehatan di Minsel

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady N. L. Kawatu, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan Akreditasi Puskesmas oleh Lembaga Survey Akreditasi Lasfkespri, yang dilaksanakan di Puskesmas Suluun Tareran, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (29/01/2026).

Kegiatan akreditasi ini dilaksanakan oleh Lembaga Survey Akreditasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan, dengan pendampingan langsung dari Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan.

Kepada manadosulutnews.com, Sekda Glady Kawatu menegaskan bahwa akreditasi Puskesmas merupakan instrumen strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan primer berjalan sesuai standar nasional serta menjawab kebutuhan masyarakat.

“Akreditasi ini bukan sekadar penilaian formal, tetapi menjadi tolok ukur sejauh mana Puskesmas mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berkesinambungan kepada masyarakat,” ujar Kawatu.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menaruh perhatian serius terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di tingkat Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Kita ingin Puskesmas tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga pusat pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sekda berharap seluruh jajaran Puskesmas di Minsel menjadikan proses akreditasi ini sebagai penentu arah mutu layanan kesehatan serta momentum pembenahan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

“Seluruh tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik. Akreditasi harus menjadi budaya mutu, bukan sekadar target administratif,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, lanjut Kawatu, akan terus mendukung penguatan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia di sektor kesehatan demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.

(Stev)

Sekda Glady Kawatu Dampingi Bupati FDW Serahkan Apresiasi Pendidikan pada Puncak HGN 2025

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady N. L. Kawatu, S.H., M.Si., mendampingi Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., dalam penyerahan apresiasi di bidang pendidikan kepada guru dan siswa berprestasi di Kabupaten Minahasa Selatan.

Penyerahan apresiasi tersebut dilaksanakan pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, yang dirangkaikan dengan Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi serta Ibadah Perayaan Natal Yesus Kristus jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Waleta, Senin (29/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan atas dedikasi, integritas, serta komitmen dalam mencerdaskan generasi muda di Minahasa Selatan.

“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia. Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Daerah atas kerja keras serta prestasi yang telah ditorehkan oleh para guru dan siswa,” ujar Bupati FDW.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Glady N. L. Kawatu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada pengembangan kompetensi tenaga pendidik maupun peserta didik.

“Prestasi yang diraih guru dan siswa hari ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus berinovasi dan meningkatkan prestasi,” ungkap Sekda Glady.

Lebih lanjut Sekda Glady menyampaikan, momentum Hari Guru Nasional yang dirangkaikan dengan Perayaan Natal ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta berdaya saing di Kabupaten Minahasa Selatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan, Arthur Tumipa M.Ed para kepala sekolah, guru, siswa, serta undangan lainnya.

(Stev)

Sekda Glady Tegaskan Peran Kader Posyandu dan KPM Penentu Penanganan Stunting

MINSEL, MSN — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady L N Kawatu, S.H., M.Si., menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka optimalisasi penanganan stunting tahun 2025.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) tersebut, berlangsung di Hotel Aryaduta Manado sejak 26 hingga 28 November 2025.

Pelatihan ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Minsel untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting melalui peningkatan kapasitas kader, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan teknis, maupun koordinasi antar-lini di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam pemaparannya, Sekda Glady Kawatu menegaskan bahwa kader Posyandu dan KPM adalah salah satu faktor paling menentukan dalam keberhasilan program penanganan stunting.

“Kader adalah garda terdepan. Keberhasilan penanganan stunting banyak ditentukan oleh ketepatan data, ketekunan dalam pemantauan, serta edukasi langsung yang dilakukan oleh kader di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat sinergi lintas sektor agar intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi keluarga dapat berjalan lebih optimal.

“Saya berharap setelah pelatihan ini, seluruh kader semakin siap mendampingi keluarga di wilayah masing-masing, sehingga target penurunan stunting di Minahasa Selatan pada 2025 bisa tercapai,” tandasnya.

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, meliputi konvergensi percepatan penurunan stunting, sistem pelaporan, teknik pemantauan tumbuh kembang anak, tata cara pengukuran yang benar, serta strategi komunikasi perubahan perilaku.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Minsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat serta bagian dari upaya jangka panjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

(Stev)

Perkuat Sinergi Perencanaan Pusat dan Daerah, Sekda Minsel Ikuti Rakor Sinkronisasi LPNK

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady N Kawatu, mengikuti Rakor Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.

Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober 2025 ini, merupakan upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam perencanaan pembangunan, khususnya terkait sinkronisasi program dan dukungan anggaran tahun 2026.

Rakor tersebut diikuti oleh 1.104 peserta yang terdiri dari Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda tingkat provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Melalui rakor ini, pemerintah daerah dapat memastikan agar usulan kegiatan yang diajukan selaras dengan prioritas nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Kepada manadosulutnews.com, Sekda Glady menyampaikan, kegiatan ini sangat penting karena akan membahas arah kebijakan dan dukungan anggaran pusat ke daerah.

“Sinkronisasi ini penting untuk memastikan adanya keselarasan antara arah kebijakan pusat dan pelaksanaan program di daerah. Sehingga ke depannya, dukungan pendanaan dari pusat dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah,” ungkap Glady, Senin (27/10).

Lebih lanjut Glady menyebut, sinkronisasi ini menjadi momentum untuk menyuarakan kepentingan daerah langsung kepada pemerintah pusat, sekaligus memperkuat sinergi perencanaan antara pusat dan daerah.

“Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan di daerah menjadi lebih efektif dan terarah. Selain itu, setiap rencana program yang diusulkan bisa terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terlebih khusus di Kabupaten Minahasa Selatan,” pungkasnya.

Rakor ini menjadi simbol keseriusan pemerintah pusat dan daerah, dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

(Stev)

Sekda Glady Dampingi Bupati FDW Ikuti Rakor Bersama Pemprov Sulut

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu mendampingi Bupati Franky Donny Wongkar menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (29/09/2025).

Rapat Koordinasi ini, dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus didampingi Wakil Gubernur, Dr. Victor J Mailangkay dan PJ. Sekprov Sulut, Tahlis Gallang, dan dihadiri Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiskus A. Silangen, bersama para Bupati dan Walikota se-Sulut, para pimpinan DPRD se-Sulut serta Tim TAPD se-Sulut.

Dalam pemaparannya, Gubernur Yulius menyampaikan pentingnya sinergi antar unsur Pemerintahan Daerah baik Pemerintah Daerah dan DPRD dalam penyusunan APBD 2026.

Ia juga menyampaikan delapan agenda prioritas nasional yang harus diperhatikan oleh seluruh kepala daerah, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, hingga akselerasi investasi dan perdagangan global.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan adanya pengurangan Transfer Ke Daerah (TKD) pada tahun 2025, baik untuk provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sehingga diharapkan Pemerintah Daerah kreatif dalam mengoptimalkan PAD, memperkuat BUMD, dan memanfaatkan Dana Desa dengan tepat,” harap Gubernur Yulius.

Turut hadir mendampingi Bupati FDW dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Plt. Asisten Administrasi Umum yang juga adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bapelitbangda, Kepala BKAD dan Kepala Bapenda.

(Stev)

Penguatan Infrastruktur, Pemkab Minsel Terima Hibah Barang Milik Negara dari BPJN

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Minsel, Glady N.L. Kawatu, S.H., M.Si., menghadiri Penandatanganan Berita Acara Serah Terima dan Naskah Perjanjian Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum (BPJN Sulut) ke Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Lantai 4 Ruang Aula Kantor BPJN Sulut. Rabu (20/08/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BPJN Sulut, Handiyana, S.T., M.T., M.Sc., didampingi oleh Kasatker dan PPK dari ruas terkait.

Adapun Barang Milik Negara yang dihibahkan ke Pemkab Minsel, yakni Ruas Jalan Tondei – Pelita dan Ruas Jalan Akses Perkebunan Sulu.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Glady menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sulawesi Utara yang telah berkomitmen dan bekerja keras demi kemajuan daerah.

“Atas nama pemerintah daerah, Bupati dan Wakil Bupati bahkan seluruh masyarakat Minahasa Selatan, kami sungguh mengapresiasi dan menyampaikan banyak terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat melalui balai jalan,” ucap Glady.

Apalagi menurut Glady, pemerintah daerah boleh hadir di tengah masyarakat melalui infrastruktur yang terbangun dengan baik atas dukungan dari pemerintah pusat melalui balai jalan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

“Bantuan seperti ini sungguh memberi manfaat bagi kami pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan. Apalagi Minahasa Selatan secara geografis merupakan salah satu kabupaten yang cukup luas, topografinya juga berbukit sehingga tingkat kesulitan membangun jalan ini relatif tinggi,” tuturnya.

Sekda Glady berharap, dukungan dana dan komitmen membantu daerah dari pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur ini bisa terus berlanjut.

“Kami berharap, komitmen kemudian dukungan seperti ini akan terus diterima oleh pemerintah daerah atas kebijakan dari pemerintah pusat. Tentunya semua ini untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakat di daerah,” harapnya.

Sekda Glady juga mengimbau seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama dalam memelihara seluruh Barang Milik Negara yang ada.

“Yang terpenting kepada warga untuk selalu menjaga dan merawat hasil dari pembangunan yang telah dilaksanakan, agar manfaat bisa dinikmati terus menerus,” tandasnya

Diketahui, selain Kabupaten Minahasa Selatan, pada kesempatan ini diserahterimakan juga Barang Milik Negara untuk
Akses Perkebunan Kookor Kecamatan Sonder; Ruas Jalan Dalam Kota Sonder
(Kauneran I); Peningkatan Jalan Kuwil – Malendeng; dan Ruas Jalan Ondong – Bandara.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam bidang infrastruktur, diharapkan bisa mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Minahasa Selatan.

(Stev)

Sekda Glady Kawatu Dampingi Bupati FDW Buka Kegiatan Finalisasi DOD Minsel

MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Glady Nova Lynda Kawatu mendampingi Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) dalam pembukaan kegiatan Finalisasi Peraturan Bupati tentang Desain Olahraga Daerah (DOD) Minsel.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dispora Minsel ini dilaksanakan di Villa Sutan Raja Amurang, Jumat (25/07/2025).

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Bupati Franky menegaskan bahwa penguatan olahraga dan kepemudaan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta bagian dari visi besar menuju “Indonesia Emas 2025”.

“Olahraga bukan hanya soal fisik dan kompetisi, tapi juga tentang membangun karakter, disiplin, dan daya saing. Desain Olahraga Daerah ini harus menjadi pedoman bersama untuk menciptakan ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Bupati juga menggarisbawahi empat poin utama dalam penyusunan DOD, yakni: Kesesuaian dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON); Perhatian terhadap regulasi dan dasar hukum yang berlaku; Dorongan terhadap prestasi dan pembangunan sarana olahraga serta Penguatan kelembagaan dan sinergi lintas sektor.

Lebih lanjut, Bupati Franky mengajak seluruh elemen olahraga untuk bersinergi dalam menyukseskan agenda olahraga daerah, termasuk event PORKAB III Tahun 2025, yang menjadi salah satu program unggulan dalam kalender olahraga Minahasa Selatan.

Sementara itu, Selain mendampingi Bupati, Sekda Glady juga turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap, dengan digelarnya kegiatan ini, akan muncul kebijakan yang konkret dan terukur dalam pengembangan olahraga daerah demi terciptanya atlet berprestasi, sarana memadai, serta ekosistem olahraga yang sehat dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kesempatan, Para Asisten Setda, para Kepala Perangkat Daerah, Ketua Harian KONI Minsel, Franky Lelengboto, Sekretaris KONI, Samuel Patyylima, serta perwakilan dari KORMI, Camat se-Minsel, cabang olahraga, pelatih, wasit, dan stakeholder lainnya.

(Stev/*)

Hadiri Apel Harganas Ke-32, Sekda Glady: Kegiatan ini Jadi Komitmen Pembangunan Keluarga yang Berkualitas

MINSEL, MSN – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Apel Pagi dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, yang berlangsung di Aula Waleta, Senin (30/06/2025).

Apel yang dipimpin oleh Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus kawatu ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Minsel, Glady Kawatu, para assisten, kabag dan staff Setdakab Minsel.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Theodorus Kawatu mengatakan, Harganas 2025 ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat akan peran utama keluarga dalam pembangunan bangsa.

“Hari Keluarga Nasional 2025 akan menjadi peringatan ke-32 sejak pertama kali dicanangkan, dan momentum ini kembali mengangkat pentingnya penguatan nilai-nilai keluarga di tengah tantangan sosial yang terus berkembang,” ucap Kawatu.

Lebih lanjut ia menyampaikan, sejarah Harganas berawal dari peristiwa bersejarah pada tahun 1949. Saat itu, setelah melalui proses panjang diplomasi dan perjuangan kemerdekaan, pemerintah Indonesia memulangkan seluruh pasukan dan keluarga dari pertempuran menuju kehidupan normal.

“Tanggal 29 Juni 1949 pun dikenang sebagai momen pulangnya para pejuang untuk berkumpul kembali bersama keluarganya. Kemudian, melalui Keputusan Presiden RI Nomor 39 Tahun 2014, tanggal 29 Juni secara resmi ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional. Tujuan utamanya adalah mengingatkan bangsa Indonesia bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan, sekaligus tempat pertama dan utama dalam mendidik nilai kehidupan,” tambah Wabup Theodorus.

Diketahui, Tema peringatan Harganas tahun ini mengangkat slogan “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”. Makna tema tersebut menyoroti peran sentral keluarga sebagai fondasi utama dalam proses pembangunan nasional. Ketahanan keluarga baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun sosial dianggap sebagai pendorong utama bagi kemajuan bangsa.

Sehingga, untuk memeriahkan pelaksanaan Harganas ke-32, Kemendukbangga mengimbau seluruh daerah turut menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti Kirab Pataka Bangga Kencana yang digelar di sejumlah wilayah sebagai lambang semangat gotong-royong keluarga dalam pembangunan nasional.

Sementara itu, kepada media ini Sekda Glady Kawatu menyebut, Minsel sendiri telah melaksanakan kegiatan Kirab tersebut dan juga kegiatan Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) bersama PT Tropica Cocoprima dan Penyuluh KB, dengan menjadi OTA bagi KRS di setiap kecamatan.

“Selain itu, Pemkab Minsel juga telah melaksanakan layanan KB gratis, program edukasi pencegahan stunting, hingga seminar nasional yang membahas kontribusi keluarga dalam memperkuat ketahanan pangan, ekonomi, dan sektor kesehatan masyarakat,” urainya.

Glady juga menambahkan, peringatan Harganas 2025 menjadi momen refleksi akan tantangan-tantangan terkini dalam keluarga Indonesia, seperti: Ketimpangan peran orang tua dan pengasuhan; Rendahnya kesadaran perencanaan keluarga di daerah terpencil; Meningkatnya angka perceraian dan Tantangan digital dalam relasi antar anggota keluarga.

“Sehingga dalam konteks ini, Harganas bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan untuk semua pihak pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama untuk memperkuat peran keluarga sebagai wadah tumbuh kembang generasi muda. Hari Keluarga Nasional 2025 yang diperingati pada 29 Juni 2025 ini adalah ajakan nyata untuk kembali menjadikan keluarga sebagai pusat kasih sayang, pendidikan, dan perlindungan,” tutur Sekda Glady.

Lebih lanjut disampaikan Glady, dengan mengusung tema Harganas 2025 yang relevan, bangsa Indonesia diajak menyatukan semangat untuk membangun generasi emas melalui pondasi keluarga yang kokoh sebagai aksi nyata dalam membina keluarga berkualitas.

“Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap pembangunan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing. Selain itu, peringatan Harganas ini juga sebagai bagian dari upaya penguatan peran keluarga dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

(Stev)