Berikan Kebutuhan Gizi, Pemdes Wusa Laksanakan PMT Bagi Anak 0-6 Tahun

Manadosulutnews.comMINUT–Pemerintah Desa (Pemdes) Wusa Kecamatan Talawaan melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak 0-6 tahun. Hal ini sebagaimana dikatakan Pj Hukum Tua Desa Wusa Lanny Tumbol.

“Sesuai permintaan dengan mengakumulasi harga jadi ada sebanyak 140 anak yang diberikan makanan tambahan,” katanya.

Lanny mengatakan, hal ini juga dilakukan untuk mencengah serta penanganan stunting yang ada diwilayah tersebut.

“Semoga dengan adanya pemberian makanan tambahan ini dapat bermanfaat balita, dan dapat mencegah stunting serta dapat menekan angka stunting,” tandasnya seraya menambahkan ini untuk mengejar tumbuh kembang balita melalui makanan yang bergizi.

Penulis : Rivo Lumihi

Penuhi Gizi Balita, Pemdes Paslaten Kembali Laksanakan Program PMT

Manadosulutnews.comMINUT–Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terus dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Paslaten, Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) dibawah pimpinan Hukum Tua Meity Rumimpunu.

Buktinya, Jumat (30/6) kemarin, Pemdes Paslaten memberikan bantuan nutrisi kepada balita 0-5 tahun, ibu hamil dan Lansia. 74 balita, 6 Ibu hamil serta 121 Lansia terima bantuan.

“PMT merupakan program intervensi untuk meningkatkan status gizi anak serta untuk mencukupi kebutuhan gizi anak agar tercapainya status gizi,” kata Rumimpunu

Dia menjelaskan, program PMT tersebut menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023.

“Karena memang status gizi yang kurang dapat mempengaruhi keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan balita, makanya kami terus memberikan asupan gizi yang baik kepada para balita di Desa Paslaten,” jelasnya.

Rumimpunu menambahkan, masalah stunting pada balita secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi.

“Makanya pemerintah sangat serius dalam hal ini, karena stunting mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. PMT juga adalah langka yang tepat untuk mengintervensi stunting,” tandasnya.

Perlu diketahui bersama, bantuan diberikan kepada balita umur 0-23 bulan 27 orang, umur 2-5 tahun 47 orang, ibu hamil 6 orang, sedangkan untuk lansia 121 orang.

Penulis : Rivo Lumihi

Gencar Tekan Angka Stunting, Pemdes Paslaten Laksanakan Giat PMT

Manadosulutnews.comMINUT–Pemerintah Desa (Pemdes) Paslaten Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) terus mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) dengan gencar menekan angka stunting yang ada diwilayah tersebut.

Butkinya, Senin (19/6) kemarin bertempat di Kantor Hukum Tua Paslaten, menggelar giat dapur stunting Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita serta anak.

Dimana, kegiatan tersebut langsung dipimpin Camat Liksel David Talumantak dan Kepala Puskesmas (Kapus) Batu dr Eltin Wowor.

“Ya kegiatan dapur stunting ini memakai anggaran Dana Desa (DD), karena ini sudah menjadi program untuk terus menekan angka stunting yang berada di Kabupaten Minut khususnya di Desa Paslaten,” kata Rumimpunu.

Lanjutnya, makanan yang bergizi sangat penting bagi anak-anak atau balita dalam rangka mengintervensi angka stunting.

“Mudah-mudahan program ini akan berdampak dalam rangka menekan angka stunting,” harapnya

Sementara itu, Camat Liksel David Talumantak mengatakan, perlahan-lahan dengan adanya penerapan program PMT tersebut angka stunting mulai ada penurunan.

“Artinya program ini tepat dalam rangka menekan angka stunting. Tentu kami juga mengharapkan dukungan dari semua lapisan elemen masyarakat dalam rangka mensukseskan program-program, bukan hanya PMT tapi semua program baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan serta desa,” tandasnya.

Penulis : Rivo Lumihi

Dihadiri Ketua TP-PKK Kecamatan, Pemdes Wangurer Laksanakan Giat PMT

Manadosulutnews.comMINUT–Pemerintah Desa (Pemdes) Wangurer melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Jumat (16/6) kemarin di Aula Kantor Hukum Tua Desa Wangurer, Kecamatan Likupag Selatan.

Kegiatan tersebut juga, dihadiri langsung Ketua TP-PKK Kecamatan Liksel Ny Rilly Pangkerego.

Hukum Tua Desa Wangurer Yeynie Rottie mengatakan, sasaran PMT kepada ibu hamil, ibu menyusui, anak balita 0-2 tahun, anak 2-5 tahun, Paud, anak stunting, distabilitas, dan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2023.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kabupaten, kecamatan, dan pemerintah desa untuk memberikan asupan gizi balita dan ibu hamil,” katanya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting dilakukan bagi balita dan ibu hamil agar asupan nutrisi tetap terjamin dengan baik.

“Asupan gizi bagi balita sangat penting karena baik buruknya proses pertumbuhan dan perkembangan anak tergantung dari asupan gizinya,” jelas Rottie.

Dia menambahkan, agar masyarakat selalu mendukung program pemerintah, baik dari pusat, kabupaten, kecamatan, sampai desa.

“Tentu, tanpa topangan dari semua lapisan elemen masyarakat, semua program yang dilakukan pemerintah tidak akan berlajan dengan baik. Makanya, kami pemerintah desa sangat membutuhkan dukungan serta topangan dari seluruh masyarakat wangurer,” tandas Rottie.

Penulis : Rivo Lumihi

Lansia dan Anak Stunting di Wangurer Terima PMT

Manadosulutnews.comMINUT–Pemerintah Desa (Pemdes) Wangurer Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi warga Lanjut Usia (Lansia) dan anak stunting, Rabu (28/12) pag tadi.

Kegiatan yang dihadiri Camat Liksel David Talumantak ini, berlangsung di Kantor Desa Wangurer.

“Kesehatan dan kesejahteraan warga memang menjadi perhatian kami sebagai pemerintah desa,” kata Hukum Tua Desa Wangurer Yeyni Rottie.

Dia mengungkapkan, ini juga dalam rangka meningkatkan kualitas dan gizi dari para anak stunting.

“Peran masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam mencegah stunting. Makanan-makanan bervitamin sangat dibutuhkan bagi para lansia yang bertujuan untuk menambah imun,” ungkpanya.

Rottie berharap, dengan adanya penyaluran PMT ini dapat bermanfaat bagi para penerima.

“Intinya semampu kita sebagai pemerintah memberikan bantuan makanan bergizi bagi para penerima PMT, serta selalu kami ingatkan untuk tetap mendukung program pemerintah bain pusat, provinsi, daerah, kecamatan serta desa,” tandasnya.

Turut hadir, selain Camat, hadir juga Pendamping Desa dan pendamping lokal Desa dan para petugas gizi dari Puskesmas Batu.

Penulis : Rivo Lumihi

Pemdes Wangurer Salurkan Program Pemberian Makanan Tambahan

Manadosulutnews.comMINUT–Pemerintah Desa (Pemdes) Wangurer Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) menyalurkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Bayi, Balita, Ibu Hamil, Ibu menyusui dan penyandang Distabilitas yang berada diwilayah tersebut.

Dimana, penyaluran yang dihadiri Camat Liksel David Talumantak tersebut, berlangsung di Kantor Hukum Tua Desa Wangurer Rabu (21/12) tadi.

Hukum Tua Desa Wangurer Yeynie Rottie menjelaskan, penyaluran PMT tersebut berupa susu, biskuit, pempers, vitamin, serta makanan bergizi lainya.

“Tujuanya, sebagai sarana untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi bagi para penerima PMT dan sebagai sarana untuk menggerakkan peran serta masayarakat dalam mendukung program yang ada,” katanya.

Lanjut Rottie, ini juga upaya dari pemerintah dalam mencegah stunting yang ada di Minahasa Utara, apalagi dimasa pandemi seperti ini.

“Perekonomian saat ini memang belum stabil, nah PMT ini saya rasa sangat membantu,” terangnya.

Senada, Camat Liksel Talumantak berharap penyalutan PMT ini dapat bermanfaat bagi para penerima.

“Saya juga berharap masyarakat Liksel dapat membantu mensukseskan semua program baik dari pemerintah kabupaten, kecamatan sampai desa,” tandasnya.

Penulis : Rivo Lumihi

Pemdes Paniki Atas Berikan PMT Bagi Ibu Hamil dan Balita

MINUT–Pemerintah Desa (Pemdes) Paniki Atas terus memberikan perhatian extra terhadap masyarakatnya. Hal ini dibuktikan, dengan digelarnya Posyandu serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dilaksanakan di Kantor Hukum Tua Desa Paniki Atas Jumat (22/10) pagi tadi.

Plt Hukum Tua Paniki Atas Verra Kaunang mengatakan, hal ini dilakukan untuk memberikan menu makanan bergizi kepada ibu hamil maupun para balita.

“Kegiatan hari ini diikuti oleh balita 0-23 bulan. Untuk balita sebelum diberikan makanan tambahan, terlebih dahulu mengikuti posyandu,” katanya.

Kaunang menuturkan, pemberian makanan tambahan tersebut berupa telur, kacang ijo, biskuit bayi, dan beras.

“Jadi ibu hamil maupun balita dua-duanya dapat makanan tambahan. Karena kebutuhan gizi anak perlu dipenuhi sejak janin tumbuh dan berkembang di dalam kandungan,” tuturnya.

Kaunang berharap, ibu hamil dan balita dapat menjaga kesehatan agar baik ibu hamil dilancarkan persalinanya nanti, dan balita tumbuh menjaga anak yang sehat.


“Tentunya setiap orang tua, mendambakan anak yang sehat dan cerdas, makanya asupan yang bergizi sangat dibutuhkan,” tandasnya.

(Rivo)