Momentum Jumat Agung dan Paskah 2025 Bupati dan Wabup Minsel

MINSEL, MSN – Setiap tahun, umat Kristiani di seluruh dunia termasuk yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merayakan Jumat Agung dan Paskah sebagai pengampunan Yesus yang telah merelakan hidup-Nya demi menyelamatkan umat manusia.

Peringatan Paskah 2025 yang jatuh pada tanggal 20 April ini memberikan makna bahwa Tuhan Yesus berhasil mengalahkan maut dan bangkit kembali setelah melalui penderitaan di kayu salib.

Paskah dianggap sebagai peristiwa penting karena memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Ini juga menjadi tonggak utama dalam iman Kristen.

Perayaan ini menjadi kesempatan bagi gereja dan umat untuk mempererat tali kekeluargaan, khususnya dalam pelayanan di lingkup keluarga, sekaligus mendorong penghayatan nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari.

Paskah 2025 diperingati umat Kristiani sebagai momen suci kebangkitan Yesus Kristus dengan tema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga”.

Tema ini menekankan pentingnya kehadiran damai dan kasih Kristus dalam kehidupan keluarga umat Kristen. Dasar tema ini merujuk pada firman Tuhan dalam Yohanes 20:26.

Merefleksikan momen Paskah tahun 2025, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH menyampaikan, Paskah kebangkitan Yesus Kristus menjadi momentum untuk mendeklarasikan kemenangan atas dosa dan maut.

“Deklarasi iman yang diwujudkan melalui hidup baru yang penuh dengan harapan, kasih, pertobatan dan pengampunan serta hidup yang membawa damai sejahtera Yesus Kristus dalam kehidupan keluarga dan kehidupan bermasyarakat. Hal ini dapat diaktualisasikan dengan saling menghargai satu dengan yang lain karena kita semua adalah ciptaan tuhan,” kata Bupati usai mengikuti Ibadah Paskah di Gereja GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Minggu (20/04/2025).

Di momen Paskah ini, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP bersama keluarga dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyampaikan Selamat Merayakan Paskah Yesus Kristus untuk masyarakat Minsel yang merayakan.

“Marilah kita menghayati pengorbanan Sang Juru Selamat sebagai refleksi untuk menghargai anugerah keselamatan yang Tuhan berikan dengan menjalani hidup yang berkenan kepada Tuhan. Kita maknai Paskah dengan memberikan kontribusi bagi kemajuan diri, keluarga, gereja, daerah, dan negara,” ucap Bupati.

Diketahui, pada perayaan Paskah 2025 ini, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan Ny. Elsje Roosje Sumual yang juga adalah Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan, mengikuti Ibadah Paskah di Gereja GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat.

Sementara itu Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP bersama Sekretaris TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan Ny. Dr. Rine Kawatu-Kaunang, SP., MBA., mengikuti Ibadah Paskah di Gereja GPdI Raanan Baru, Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat.

(Stev/Adve)

Kerahkan 20 Anggota Disetiap Gereja, GMBI Sulut Jaga Keamanan Perayaan Jumat Agung

MINUT–Lsm Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Sulut dibawah komando Ketua Howard Hendrik Marius menggerahkan kurang lebih 10-20 pasukan disetiap gereja yang berada di Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka menjaga keamanan perayaan Jumat Agung pada Hari ini Jumat (2/4)

“Seluruh anggota GMBI Wilter Sulut saat ini membantu pengamanan di gereja di wilayah masing-masing pada pelaksanaan ibadah jumat agung, sekaligus mendukung terciptanya keamanan di Sulut,” kata Howard.

Dirinya juga meminta, kepada seluruh masyarakat untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif selama ibadah jumat agung.

“Kalau pengamanan seperti ini bukan hanya di agendakan pada perayaan umat kristiani saja, tetapi kepada seluruh perayaan agama yang ada di Indonesia. Intinya, kami GMBI menjadi garda terdepan dalam memerangi aksi teroris,” tandas Howard.

(Rivo)

Peringati Jumat Agung, Liwun Timpal Ajak Umat Kristiani Menghayati Pengorbanan Yesus di Kayu Salib

MINUT–Jumat Agung adalah hari di mana umat Kristiani memperingati penyaliban Yesus Kristus. Jumat Agung lekat dengan salib dan kematian, sebab Yesus Kristus menyerahkan nyawanya di kayu salib, usai dijatuhi hukuman mati oleh Pontius Pilatus.

Untuk itu, Plt Hukum Tua Desa Warisa Liwun Timpal SPak MPd mengajak semua umat kristiani untuk menghayati betul-betul kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib.

“KematianNYA merupakan pengenapan janji Tuhan, kematian Kristus membuka pintu perdamaian bagi kita dengan Allah, kematian Kristus sebagai penebusan bagi kita orang-orang berdosa,” kata Timpal.

Lanjutnya, dengan adanya pengorban Yesus Kristus dikayu salib, terpancar betapa besar cinta Kasih Tuhan bagi kita umatnya.

“Ini yang harus senantiasa kita maknai dalam keseharian hidup lewat perkataan dan perbuatan sehari-hari,” terang Liwun seraya menghimbau ditengah teror dari teroris ditempat ibadah untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

(Rivo)

Antisipasi Aksi Teror, Bupati JG Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

MINUT–Teror yang dilakukan para teroris terus melanda Republik Indonesia. Dalam waktu yang berdekatan para oknum tak bertanggungjawab ini sudah melakukan dua aksi sekaligus. Yang pertama Teror Bom bunuh diri di kompleks Gereja Katedral Makassar, dan baru-baru ini, aksi penyerangan terduga teroris di Mabes Polri.

Tentunya dengan adanya teror ini, semua masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Hal ini pun berlaku di Kabupaten Minahasa Utara (Minut)

Untuk itu, Bupati Joune J E Ganda SE meminta, saat ini masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Apalagi dalam waktu dekat ini, umat kristiani akan menyambut perayaan Jumat Agung dan Paskah.

“Saya menghimbau pada kesempatan ini dalam masa-masa menyambut perayaaan Jumat Agung dan Paskah kita harus meningkatkan waspada,” kata Bupati, Rabu (31/3) malam tadi.

Menurut Bupati JG, kewaspadaan ini penting karna dilihat dalam beberapa hari ini ada kejadian terorisme.

“Dan yang baru saja terjadi, ada kejadian terorisme di Mabes Polri. Tentunya ini merupakan suatu kewaspadaan bagi kita, karna kejadian ini perlu kita waspadai,” terangnya.

Bupati JG meminta, masyarakat ikut berperan dalam mengatisipasi jika ada orang yang mencurigakan segera lapor.

“Terutama kita harus ikut aktif, masyarakat juga ikut aktif melihat situasi, kalau ada hal yang mencurigakan langsung lapor ke pihak yang berwajib,” tutup Bupati.

(Rivo)