Minsel, MSN – Bupati Kabupaten Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar (FDW) dan Wakil Bupati (Wabup), Petra Yani Rembang (PYR) menghadiri Pembukaan Naskah Soal Ujian Sekolah (US) untuk Sekolah Dasar (SD) yang dilakukan secara virtual di seluruh SD se-Kabupaten Minahasa Selatan, hari ini, Senin (09/05/2022).
Bupati Franky Donny Wongkar didampingi Kadis Pendidikan Arthur Tumipa saat membuka Naskah Soal Ujian Sekolah. Foto: Istimewa
Di kesempatan ini Bupati dan Wabup hadir di dua tempat berbeda, Bupati FDW menghadiri Pembukaan Naskah Soal Ujian Sekolah di SD Inpres Kawangkoan Bawah, sedangkan Wabup PYR menghadiri Pembukaan Naskah Soal Ujian Sekolah di SD GMIM Tumpaan.
Foto bersama dalam kegiatan
Saat berada di SD Inpres Kawangkoan Bawah, Bupati FDW tak lupa memberikan semangat kepada siswa yang akan mengikuti pelaksanaan ujian. Bupati berharap, para siswa dapat mengikuti ujian dengan baik dan lancar.
“Jangan gugup agar soal yang diberikan bisa dikerjakan sebaik mungkin dan sebelum mengerjakan soal ujian jangan lupa mendahului dengan doa minta Pertolongan Tuhan,” ucap Bupati pilihan rakyat Minsel ini.
Wakil Bupati Petra Yani Rembang saat membuka Naskah Soal Ujian Sekolah
Di lokasi berbeda, Wabup PYR pun memberikan semangat yang sama kepada para siswa. Selain memberikan semangat, Bupati dan Wabup juga ikut berinteraksi secara virtual dengan beberapa Sekolah Dasar yang sudah siap mengikuti ujian.
Di akhir kegiatan, Bupati dan Wabup juga secara simbolis melakukan Penyematan Tanda Peserta Ujian kepada para siswa di dua sekolah tersebut.
Turut hadir mendampingi Bupati di SD Inpres Kawangkoan Bawah, Kadis Pendidikan, Arthur Tumipa; Camat Amurang Barat, Hanny Kondoj; Lurah Kawangkoan Bawah, Trijulwati Kaunang dan Kepala Sekolah SD Inpres Kawangkoan Bawah Eber Saharatu.
Sementara itu, yang mendampingi Wakil Bupati Petra Yani Rembang di SD GMIM Tumpaan adalah Camat Tumpaan Terry Lolowang. Kegiatan Pembukaan Naskah Soal Ujian Sekolah ini digelar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.
MINSEL, Manadosulutnwes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, bertempat di Halaman Kantor Bupati Minsel, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, Jumat (01/10/2021) hari ini.
Meskipun upacara digelar di tengah penurunan jumlah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Minsel yang telah menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Namun, upacara tetap dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH (FDW) bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Bupati Minsel Franky Donny Wongkar saat membawakan pidato.
Dalam pidatonya Bupati mengatakan, Setiap tanggal 1 Oktober bangsa Indonesia selalu memperingati hari kesaktian pancasila, peringatan ini dimaksudkan untuk mengenang kembali sejarah dalam mempertahankan ideologi bangsa. Selain itu, hari kesaktian pancasila juga sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan revolusi.
“Kita mengenal pancasila sebagai falsafah negara kita. Ideologi bangsa kita, juga kita mengenal pancasila sebagai akar yang menyambung masa lalu dan masa depan kita bersama,” kata Bupati.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, dengan adanya pandemi ini, kita secara bersamaan mengalami krisis kesehatan, krisis ekonomi, dan krisis pembelajaran. Namun demikian menurut Bupati, di saat sulit seperti ini, sila-sila pancasila justru terlihat jelas mendarah daging di masyarakat kita.
“Pandemi ini menantang negara kita dan menguji ketangguhan kita sebagai rakyat indonesia. pancasila sebagai pusaka negara indonesia harus menyala di hati kita masing-masing. Dalam setiap perbuatan kecil dan besar yang bisa kita lakukan bagi sesama,” terang Bupati.
Turut hadir dalam upacara, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minsel Stevanus Lumowa, SE , unsur FORKOPIMDA Minsel dan di ikuti secara streaming oleh seluruh ASN / THL dan warga masyarakat Minsel.
MINSEL, Manadosulutnwes – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga meresmikan Pasar Baru Berdikari Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Selasa (29/06/2021).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan dilanjutkan pengguntingan pita oleh Wamendag, yang di dampingi oleh Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Selatan (Minsel).
Wamendag dalam sambutannya menegaskan bahwa, pemerintah berpihak pada ekonomi kerakyatan. Salah satu bentuknya melalui pembangunan pasar rakyat. Program revitalisasi pasar rakyat menjadi tugas penting Kementerian Perdagangan dalam mengemban dan menjalankan mandat Presiden Joko Widodo.
“Kemendag membantu pembangunan pasar ini untuk mendorong pasar rakyat agar tidak kalah dengan pusat perbelanjaan dan toko modern sehingga dapat meningkatkan omset pedagang pasar rakyat. Ini adalah wujud keberpihakan pemerintah pada ekonomi kerakyatan,” ujar Wamendag.
Menurut Wamendag, pembangunan pasar rakyat yang nyaman bagi penjual dan pembeli dapat mengangkat daya saing dan citra pasar rakyat di masyarakat. Selain pembangunan fisik, manajemen pengelolaan pasar juga menjadi perhatian Kemendag. Para pengelola dibina secara khusus agar lebih memahami pengelolaan pasar rakyat. Kapasitas para pedagang juga ditingkatkan melalui keikutsertaannya dalam sekolah pasar.
“Pesatnya pembangunan pasar modern dirasakan banyak pihak berdampak terhadap keberadaan pasar rakyat. Namun, keunggulan yang terdapat di pasar rakyat adalah harga yang terbentuk merupakan hasil tawar-menawar para pihak,” ujar Wamendag.
Wamendag menjelaskan pembangunan Pasar Berdikari Tumpaan ini bertujuan meningkatkan pendapatan para pedagang serta pelaku ekonomi yang ada di Minahasa Selatan. Kenyamanan pasar ini juga dapat memudahkan akses transaksi jual beli. Arus barang antar wilayah khususnya barang kebutuhan pokok (bapok) masyarakat semakin lancar. Dengan memiliki pasar yang mumpuni, kebutuhan bapok suatu daerah akan terpenuhi dan terjaga dengan baik.
“Program bantuan pendirian pasar rakyat merupakan salah satu bentuk komitmen Kemendag untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang dengan mendorong omset, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat, serta memperkuat pasar dalam negeri sebagai penyangga ketersediaan bapok yang menjadi barometer stabilisasi harga pangan di tingkat nasional,” imbuh Wamendag.
Sementara itu, dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Petra Yani Rembang (PYR), dalam sambutannya mewakili Bupati Franky Wongkar, mengatakan bersyukur dan bangga menyambut kedatangan Wamendag RI Dr. Jerry Sambuaga, yang juga merupakan putra terbaik kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara.
“Melaui koordinasi dengan pemerintah pusat, dan bantuan juga arahan Wamen Perdagangan, serta kerjasama selama ini yang diberikan, Kabupaten Minahasa Selatan boleh membangun pasar rakyat Berdikari Tumpaan,” ujar Wabup.
Dijelaskan Wabup Petra Rembang, pembangunan pasar tersebut berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 54 Tahun 2020 tentang penugasan Bupati/Walikota dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembangunan dan atau revitalisasi sarana perdagangan.
“Berupa pasar rakyat dan gudang nonsistem semi gudang yang didanai melalui Dana Tugas Pembantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020, dengan nilai kontrak sejumlah 3 miliar 625 juta. Pembangunan tersebut dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan luas bangunan 684 meter persegi, yang terdiri dari 96 unit lapak dan 10 unit kios. Untuk pengelolaan pasar Kabupaten Minahasa Selatan dilaksanakan Perusahaan Daerah (PD) Cita Waya Esa (CWE),” jelas Wabup.
Lebih lanjut, Wabup berharap dengan beroperasinya pasar Berdikari Tumpaan ini, pelayanan tentunya harus lebih baik kedepannya, sehingga dapat memberikan rasa nyaman kepada penjual dan pembeli saat melakukan transaksi.
“Selain itu, keberadaan pasar ini juga akan membantu para petani dalam memasarkan hasil pertanian serta mendorong stabilitas harga pangan, sekaligus dapat dijadikan sebagai penggerak perekonomian daerah,” harap Wabup Petra Rembang.
Usai peresmian pasar rakyat Berdikari Tumpaan, Wamedag Jerry Sambuaga, Wabup Petra Rembang bersama rombongan melanjutkan peninjauan SRG Gudang Silo di Kapitu, Kecamatan Amurang Barat.
Turut Hadir dalam kegiatan, Wakapolres Minsel Kompol Farly Rewur SH, MM; Dandim Minahasa Letkol Inf. Helbert Andi Sinaga, SIP; Kadis Perdagangan Adrian Sumuweng, SP, MSi; Camat Tumpaan Rolly Makauli, dan Dirut PD CWE Claudio Lumowa serta para tokoh agama dan masyarakat.