Mendag Jalankan Langkah Strategis Bidang Perdagangan di Masa Pandemi COVID-19

JAKARTA– Kementerian Perdagangan terus melakukan berbagai langkah strategis di bidang perdagangan untuk melawan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat memberikan kuliah umum secara virtual mengenai kebijakan strategis menghadapi dampak pandemi di sektor perdagangan kepada mahasiswa Universitas Paramadina di Jakarta, pada hari Senin (5/5/2020).

“Sejak wabah COVID-19 meluas ke berbagai negara termasuk di Indonesia dan kemudian ditetapkan sebagai pandemi global, Kementerian Perdagangan telah secara aktif melakukan berbagai mitigasi dampak dan memberikan respons kebijakan perdagangan terkait wabah ini,”ujar Mendag Agus.

Mendag menyampaikan, respons pertama dan juga langkah preventif Kementerian Perdagangan adalah mengeluarkan larangan sementara impor binatang hidup dari Tiongkok karenawabah ini berasal dari negara tersebut.

Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 10 Tahun 2020 yang dikeluarkan pada 6 Februari 2020.

“Kebijakan ini dikeluarkan dengan pertimbangan keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia, meskipun padasaat itu belum ada kasus positif COVID-19 di Indonesia,”katanya.

Mendag melanjutkan, sejalan dengan perkembangan situasi di dalam negeri, secara bertahap Kementerian Perdagangan melakukan berbagai langkah strategis dengan berpedoman pada PERPPU Nomor 1 Tahun 2020, Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020, dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020.Adapun kebijakan strategis yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan di masa pandemi COVID-19, yaitu pertama realokasi dan refocussinganggaran.

Hal ini dilakukan diantaranya melalui program bantuan untuk Pasar Rakyat dalam menangani dampak COVID-19.Kedua, dengan menjaga stabilisasi harga dan jaminan stok barang kebutuhan pokok. Di antaranya melalui deregulasi kebijakan terkait pangan dan menjamin kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok. Ketiga, pengamanan penyediaan alat kesehatan, di antaranya melalui relaksasi impor alat pelindung diri (APD) dan masker. Keempat, pemberian stimulus ekonomi nonfiskal. Di antaranya penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signaturedan stamp. Kelima, pengawasan barang beredar dan/atau jasa dalam perdagangan daring. Selama masa pandemi, Kemendag telah menutup akun pedagang daring yang menjual alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan virus shoutoutdengan harga yang sangat tinggi dan berkualitas rendah.Keenam, fasilitasi ekspor di masa pandemi. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan business matchingsecara virtual.

Selain itu, pada masa pandemi ini, kementerian perdagangan telah berhasil merealisasikan peningkatan ekspor kopi ke Mesir dan rumput laut ke Korea Selatan. Ketujuh, pemanfaatan forum kerja sama perdagangan internasional, seperti forum G20.Dikatakan Mendag, terdapat beberapa dampak pandemi COVID-19 bagi perdagangan global. Dampak tersebut, yaitu perubahan pola perdagangan global. Hal ini sebagai akibat supply and demandyang terganggu, pelarangan ekspor impor beberapa komoditas pangan dan kesehatan; serta perubahan pusat rantai pasok global dari Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jerman.

Selain itu, dampak lainnya adalah peningkatan biaya logistik, kerja sama perdagangan tidak berjalan efektif selama pandemi, dan ancaman resesi ekonomi global.Mendag mengungkapkan, selama masa pandemi COVID-19 ini, seluruh Perwakilan Perdagangan RI yaitu Atase Perdagangan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara termasuk Kamar Dagang, serta Kantor Dagangdan Ekonomi Indonesia (KDEI) kesulitan untuk melakukan pameran dan mengumpulkan para buyer.

“Pembatasan sosial maupun lockdownyang diberlakukan di hampir seluruh negara telah membuat upaya menjalin kerja sama perdagangan tidak berjalan efektif. Namun, target mendorong ekspor tetap dilakukan untuk memanfaatkan potensi permintaan yang ada saat pandemi ini, seperti produk makanan dan alat kesehatan bila kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi,” ujar Mendag.

Sementara itu, beberapa dampak pandemi terhadap perdagangan nasional antara lain potensi inflasi barang pokok dan penting akibat terganggunya logistik dan distribusi, perdagangan antar pulau terganggu, perubahan pola konsumsi masyarakat, serta daya beli masyarakat melemah termasuk transaksi dagang dan omzet pedagang kecil juga menurun. Mendag juga mengungkapkan, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan memastikan kebutuhan barang pokok tercukupi dan perdagangan akan tetap berjalan untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pandemi.

“Jadi, tidak perlu panik dalam berbelanja di bulan Ramadan dan menyambut Idulfitri. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan agar stok yang tersedia mencukupi dengan harga yang terjangkau untuk seluruh masyarakat,”tutup Mendag Agus.

(YMP/Humaskemendag)

Kepergian Alm Densom, Bupati: Selamat Jalan Saudaraku, Doa Kami Selalu Menyertai Jalanmu

MINUT–Bupati Minahasa Utara DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan merasa kehilangan sosok pejuang hak-hak rakyat serta pemikir kritis. Dia adalah Denny Sompie SE anggota DPRD Minut tiga periode dari partai PKPI. Dimana Alm menghembuskan nafas terakhir pada minggu malam 3 April 2020 , di RS Prof Kandou Manado.

Pemkab serta Dewan Minut merasa sangat kehilangan akan sosok yang dikenal Low Profile ini. Bupati Minahasa Utara DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan diselah- selah kesibukannya dalam memerangi wabah COVID 19 di Minut, menyampaikan turut berbela sungkawa serta dukacita sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu putra terbaik Minut.

Dihadapan awak media, Senin (4/4) kemarin Bupati VAP mengatakan, merasa sangat kehilangan seorang publik figur, yang dikenal low profile dan banyak memberikan sumbangsi pikiran maupun tenaga, untuk membangun Kabupaten Minut yang tercinta ini.

”Segenap jajaran Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Minahasa Utara, turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Almarhum Bapak Denni Sompie. SE. Semoga amal dan Ibadahnya diterimah di sisi Tuhan. Selamat jalan saudara terkasih, doa kami semua menyertai jalanmu menuju rumah Bapak di surga. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” tandas Bupati VAP

(Rivo)

Bupati Bahas Empat Point Penting Saat Vidcom Kegiatan Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi

MINUT–Bupati Minahasa Utara (Minut) Dr (Hc) Vonnie Anneke Panambunan, STh (VAP) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Minut Ir Jemmy Kuhu, MA, dan Inspektur Inspektorat Minut Umbase Mayuntu mengikuti Sosialisasi keberhasilan program pencegahan korupsi terintegrasi dan penjelesan teknisi indikator Monitoring Center of Prevention (MCP) Tahun 2020 Se-Sulawesi Utara bersama dengan KPK yang diselenggarakan via Zoom.

Dimana dalam kegiatan tersebut ada Empat point penting yang dibahas, yakni

1.  penanganan covid 19 dimana ada recofusing anggaran, pengadaan barang dan jasa serta pendataan dan penyaluran bantuan sosial.

2. Pilkada dimana membicarakan tentang anggaran pilkada dan penyelenggaraan pilkada

3. Optimalisasi BUMD. 

Optimalisasi pendapatan BUMD dna Penatausahaan BUMD yang sehat

4. Pencegahasan Korupsi.

Kerjasama Instansi pusat dan daerah, survey penilaian integritas, kepatuhan pelaporan LHKPN, Implementasi pengendalian Gratifikasi, sertifikasi penyuluhan anti korupsi, aksi stranas KPK, Komite advokasi daerah, pendidikan anti korupsi.

“Pemkab Minut sangat mendukung setiap langkah positif kegiatan KORSUPGA dimana progres rencana aksi perbaikan tata kelola pemerintahan daerah dalam rangka pencegahan korupsi,” kata VAP, Senin (4/5) kemarin.

Senada dikatakan Inspektur Inspektorat Minut Umbase Mayuntu, Bupati sangat mendukung Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan. 

“Kami mendukung Program Pencegahan Korupsi,” terang Umbase

Acara yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE, perwakilan BPKP wilayah Sulawesi Utara Setyo dan Bupati  Walikota Se- Sulawesi Utara tersebut diawali dengan Sosialisasi Program Kordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (KORSUPGAH) oleh Plt kordinator wilayah pencegahan KPK  Adriansyah Nasution.

Sementara Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, dalam sambutan mengatakan atas nama pemerintah provinsi sulawesi utara mengucapkan terima kasih kepada KPK RI atas terselengaranya acara tersebut, Gubernur juga berharap kegiatan ini mampu memotivasi untuk mengoptimalkan upaya pencegahan korupsi serta pelaksanaan program pemberantasan korupsi terintegrasi di daerah.

“Marilah kita mengoptimalkan kegiatan ini agar apa yang menjadi outputnya bisa kita raih,” kata Gubernur Olly sembari menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara senantiasa mendukung penuh program dan kegiatan KPK RI.

Terpisah BPKP wilayah sulawesi Utara yang diwakili oleh Setyo mengatakan selalu menyambut Positif serta mendukung kegiatan KORSUPGA tersebut.

Merasa Kehilangan, DMR Sebut Alm Densom Adalah Pejuang Suara Rakyat

MINUT–Kabupaten Minahasa Utara (Minut) berduka atas berpulangnya Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Minut yang juga Anggota DPRD Minut Denny Sompie SE (Densom) yang menghembuskan nafas terakhir di RSUD Prof Kandou Malalayang Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 23.20 WITA.

Untuk itu, Daniel Matthew Rumumpe (DMR) yang juga sesama Aleg DPRD Minut merasa sedih dan turut sepenanggugan atas berpulangnya Putra terbaik Likupang Raya tersebut.

“Saya merasa kehilangan, karna beliau adalah sosok Pejuang suara rakyat. Dirinya sangat gentol dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata DMR usai mengikuti paripurna buka tutup masa sidang yang berlangsung senin (4/05) di kemarin kantor DPRD Minut.

“Kami semua anggota dewan sudah sepakat bahwa sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada beliau, akan disemayamkan di ruang sidang kantor DPRD dengan menggunakan protokoler atau keamanan yang sudah disiapkan. Mengingat, kita masih dalam suasana covid, jadi akan diatur rangkaiannya,” tutupnya.

Informasi yang didapat media ini, sebelumnya, Minggu pagi Alm Denny Sompie sempat dibawa ke Puskesmas Likupang dan RSUD Maria Walanda Maramis, kemudian dirujuk ke RSUP Prof Kandou. Jenazah Denny Sompie akan disemayamkan di rumah duka di Desa Winuri Kecamatan Likupang Timur.

Alm Denny Sompie merupakan legislator Minut tiga periode, 2009-2014, 2014-2019 dan 2019-2024, Daerah Pemilihan III (Kecamatan Likupang Timur, Likupang Barat dan Wori).

(Rivo)