Tak Ada Sekat, Jumat Curhat Bersama Kapolsek Tabut Dwirianto Tandirerung

Manadosulutnews.comMINUT–Polsek Tabukan Utara (Tabut) gelar agenda Jumat Curhat bersama Kapolsek Tabut Iptu Dwirianto Tandirerung S Tr k, Jumat (30/12) di Kampung Petta Kecamatan Tabut.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10:00 Wita ini dihadiri masyarakat kelompok nelayan dan buruh kampung Petta.

Dimana dari pantauan media ini, agenda curhat bersama kapolsek tersebut berjalan dengan baik. Suasana penuh keakraban sangat kental, tak ada sekat antara Polri dan masyarakat sangat nampak dalam moment curhat ini.

“Kegiatan ini menjadi bukti, bahwa polri ada bersama-sama dengan masyarakat,” kata Tandirerung.

Dia menjelaskan, dalam agenda tersebut pihaknya tidak henti-henti mengingatkan kepada masyarakat terkait kamtibmas menjelang tahun baru 2023.

“Intinya, saya mendengarkan masukan dan curhatan dari masyarakat terkait kinerja Kepolisian dan masalah yang terjadi di lingkungan pesisir pantai dan kempleks pelabuhan,” jelasnya.

Tandirerung menambahkan, kegiatan ini sangat positif, karena dapat mendengarkan langsung apa yang menjadi isi hati dari masyarakat yang berada Kecamatan Tabut.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah timbulnya konflik. Apalagi menjelang tahun baru 2023 ini. Semoga kita semua dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Waka Polsek IPDA Chergli Sarite, AIPDA Janus Sumangando, AIPDA Stenly Muhaling, BRIPTU Deky Janis, masyarakat Nelayan, serta para Buruh.

Penulis : Rivo Lumihi

Jelang NATARU, Ini Himbauan Kamtibmas Kapolsek Tabut

Manadosulutnews.comSANGIHE–Menjelang Natal dan Tahun Baru (NATARU), Kapolsek Tabukan Utara IPTU Dwirianto Tandirerung S.Tr.K mengeluarkan lima himbauan.

Yang pertama, sambut natal dan tahun baru dengan beribadah dan melakukan kegiatan positif.

Kedua bersama pelihara kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Ketiga, hindari melakukan hal-hal yang melanggara hukum sekecil apapun

Keempat, hindari dan jauhi pengunaan petasan dan minuman keras

Kelima, patuhi dan ikuti peraturan lalulintas demi keselamatan bersama.

“Ini merupakan bentuk dan juga perhatian Polri dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat serta pentingnya menjaga situasi keamanan yang ada, serta tidak melakukan hal-hal kriminal menjelang perayaan Natal dan juga Tahun Baru,” tandas Pria Pencetus Tim White Lion Polres Minut ini.

Penulis : Rivo Lumihi

Tatap Muka Bersama Forkopincam, Tandirerung Gerak Cepat Tindaklanjuti Intrsuksi Kapolri

manadosulutnews.comSANGIHE–Sejak dilantik pada 22 Agustus lalu, Kapolsek Tabukan Utara IPTU Dwirianto Tandirerung bergerak cepat dalam menindaklanjuti instruksi Kapolri terkait hal-hal yang menjadi “Penyakit” masyarakat dengan melaksanakan tatap muka bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Tabukan Utara, Nusa Tabukan, Instansi Jawata Se-Kecamatan Tabukan Utara, Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat, Senin (5/9) di halaman Mako Polsek Tabukan Utara.

Usai kegiatan, Tandirerung menjelaskan beberapa hal yang ditekankan dalam menindaklauti instruksi bapak Kapolri yakni, premanisme, sajam, miras, benda berbahaya, judi, asusila, narkoba, ilegal mining, ilegal Loging, penyelundupan, penyalahgunaan BBM, serta penyalahgunaan LPG SUBSIDI.

“Hal-hal ini yang menjadi titik fokus kami di Polsek Tabukan Utara. Makanya menindaklanjuti yang menjadi atensi bapak Kapolri dengan membuat suatu terobosan melalui kegiatan tatap muka bersama forkopincam, tokoh agama, tokoh masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga suatu wilayah,” jelasnya.

Untuk itu, Tandirerung berharap kerjasama dari seluruh Forkopincam Tabukan Utara agar apa yang dibahas dalam tatap muka tersebut, boleh terlaksana sesuai harapan.

“Tentunya hal ini terwujud diperlukan kerjasama yang baik dari semua. Saya juga mohon bantuan dari semua pihak terkait. Besar harapan saya, hasil dari tatap muka kali ini boleh kita terapkan secara bersama-sama. Saya juga berterima kasih karena sudah membantu saya,” harapnya.

Sementara itu, Camat Tabukan Utara Samhadi Sambaiyang dan Camat Nusa Tabukan Deni Abram yang mewakili Forkipincam mendukung penuh apa yang menjadi penekanan atau atensi dari bapak Kapolri, serta mendukung program Kapolsek Tabukan Utara kedepan.

Sekedar informasi, turut hadir dalam kegiatan tatap muka tersebut, Kapolsek Tabukan Utara, IPTU Dwirianto Tandirerung, Wakapolsek Tabukan Utara IPTU Sorsprid Makausi, Camat Tabukan Utara Samhadi Sambaiyang, Camat Nusa Tabukan Deni Abram, Danramil 1301-07 Tabukan Utara yang diwakili Serka Ridatson Makawowode, Kepala Bandara Naha Tahuna yang diwakili Kepala Tata Usaha Bandara Naha Didik Risdianto, Kepala BMKG Naha Tahuna Mustafa Masoara, Kepala Lapas Kela III Enemawira Rahmat Syarin, Korpos Basarnas Naha yang diwakili Dantim Fransisko Pontolondo, Kepala UPT Dukcapil Tabukan Utara H Kakambong, Kepala Puskesmas Enemawira dr Marsye Verawati Ohy, Kepala Unit BRI Petta Suratno Lumaja, Sekretaris GMIST Resort Tabukan Utara Pdt F N Puasa, S Teol, Ketua Jemaat GMIST Yerusalem Enemawira Pdt Joni C Salenda STh M Pdk, Kepala PDAM Tabut Sem Kasenda, Kapitalaung Se Kecamatan Tabukan Utara dan Nusa Tabukan, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta para tamu undangan.

(Rivo)

Verifikasi Usulan Satyalencana, Setmilpres Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Pertama Di Kepulauan Sangihe

SANGIHE, MSN – Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Ulung Peliang didirikan sejak tahun 1997 dengan kapasitas terpasang 1000 kW merupakan PLTMH pertama yang ada di Kepulauan Sangihe.

Tim verifikasi Tanda Kehormatan Satyalancana tahun 2022 dari Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkunjung ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (13/06/2022).

Hadir dalam peninjauan hari pertama yang berlangsung di PLTMH Ulung Peliang, Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Sekretariat Militer Presiden, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono.

“Apresiasi saya berikan kepada PLN yang hingga saat ini mengoperasikan PLTMH Ulung Peliang, kehadiran PLTMH ini menjadi etalase pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan di Kepulauan Sangihe” ujar Ludi.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN Suluttenggo, W Gautama yang mewakili General Manager turut hadir dalam tinjauan tersebut menjelaskan bahwa PLN terus berkomitmen mendukung program Pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission yang salah satunya dengan menyediakan tenaga listrik bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT).

“PLTMH Ulung Peliang ini salah satu upaya untuk mencapai target tersebut, bauran energi yang bersumber dari EBT di Sulawesi Utara hingga saat ini mencapai 24% dimana salah satunya kontribusi dari PLTMH Ulung Peliang” tutur Gautama.

Gautama menambahkan bahwa agenda verifikasi usulan Satyalencana merupakan tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada warganya yang telah berjasa terhadap negara dalam pembangunan bidang energi dan sumber daya mineral ini merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi PLN.

“Peninjauan ke lokasi ini merupakan kehormatan bagi kami, terima kasih atas kesempatan yang diberikan dan semoga ini semua dapat menginspirasi insan PLN lainnya” tambah Gautama.

Sejalan dengan transformasi PLN Pilar Green, kolaborasi dan sinergi dalam pengembangan EBT merupakan komitmen PLN untuk terus menghadirkan energi bersih untuk negeri.

Pilar Green dalam Transformasi PLN juga terintegrasi dengan pilar Customer Focused, dimana PLN berusaha memberikan layanan terbaik dan berkualitas dengan pengalaman menggunakan listrik yang tidak hanya bersih tapi juga mudah untuk diakses. Hal ini dimungkinkan dengan aplikasi PLN Mobile yang bisa diunduh gratis dari Play Store dan App Store.

(FINA/*)

Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Sangihe Resmikan Pasar dan Serahkan Bantuan untuk Nelayan

Sangihe, Manadosulutnews – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE. ME, meresmikan Pasar Ikan Kaluwatu dan Pasar Ikan Dagho, Kamis (09/12/2021).

Bukan hanya sekedar meresmikan pasar, tapi juga Bupati dalam agenda kerjanya hari ini ikut menyerahkan Paket Bantuan berupa Perahu Pamo beserta alat kelengkapannya kepada beberapa Kelompok Nelayan.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Sangihe, terlebih khusus para pedagang dan nelayan dalam rangka membantu memulihkan perekonomian di masa Pandemi Covid-19 ini.

Karena diketahui, semenjak pandemi, roda perekonomian terguncang. Sehingga, pemerintah terus berupayah dengan melakukan inovasi dan program-program yang dapat membantu masyarakat dalam upayah menggerakan kembali roda perekonomian.

Dengan adanya upayah dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe ini, Bupati berharap, masyarakat baik penjual maupun pembeli dapat bersama-sama menjaga seluruh fasilitas infrastruktur pasar yang ada.

“Saya berharap, fasilitas Berupa infrastruktur Pasar ikan Dagho dan Kaluwatu ini dapat diberdayakan dan dijaga dengan baik, sehingga baik penjual maupun pembeli dapat melaksanakan transaksi jual beli dengan lebih nyaman,” kata Bupati Jabes.

Begitu pula halnya dengan para nelayan yang telah menerima bantuan Pamo, Bupati juga berharap, agar para nelayan dapat merawat dan memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya.

“Untuk para Penerima Bantuan Pamo dan kelengkapannya agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah ini dengan baik, sehingga taraf hidup masyarakat penerima bantuan ini boleh lebih meningkat,” tandasnya.

Dalam agenda kerjanya tersebut, Bupati juga menyempatkan diri untuk meninjau lokasi terjadinya bencana yang diakibatkan oleh gelombang Pasang pada beberapa hari yang lalu.

(Stev/*)

Bupati JEG Apresiasi Kunjungan OD-SK bersama Fokopimda Sulut di Kepulauan Sangihe

Manado, Manadosulutnews – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey – Steven OE Kandouw (OD-SK) berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (07/12/2022).

Kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut serta rombongan Forkopimda ini disambut langsung oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana (JEG). Tujuan kedatangan tersebut untuk melakukan kunjungan kerja sehari, sekaligus mengikuti ibadah perayaan Natal Oikumene di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, serta membuka secara resmi acara SSL (Sidang Sinode Lengkap) ke-XXV Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) di Jemaat Yerusalem Enemawira.

Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di bawah kepemerintahan Bupati Jabes Ezar Gaghana yang telah menggelar kegiatan ibadah Natal bersama. Juga, peran pemerintah Sangihe dalam penanganan Pandemi Covid-19.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang bisa menggelar ibadah Natal Oikumene bersama Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Natal 25 Desember 2021,” ucap Gubernur dalam sambutannya saat mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Ketua PGI, Pendeta Gomar Gultom.

Sementara itu, Bupati JEG menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kehadiran rombongan Pemerintah Provinsi bersama rombongan Forkopimda di Tanah Tampungang Lawo, hai ini juga merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Wagub beserta seluruh rombongan, karena bisa hadir langsung dalam ibadah Natal Oikumene saat ini,” kata Bupati JEG.

Dalam kegiatan ini, Gubernur dan Waki Gubernur juga menyerahkan bantuan hibah organisasi keagamaan, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas serta bantuan bahan pokok dari Pemerintah Provinsi Sulut.

(Stev/*)

DPRD Sangihe Raih Juara Umum dalam Kerukunan dan Legislatif Expo tahun 2021

Manado, Manadosulutnews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe meraih Juara Umum dalam kegiatan Kerukunan dan Legislatif Expo tahun 2021.

Diketahui, DPRD Sangihe mendapatkan juara umum setelah memenangkan beberapa jenis lomba, yakni; lomba stand terbaik Legislatif, Sangihe mendapat juara 1, lomba idol juara 1, dan lomba catur juara 3. Sedangkan untuk fashion show, delegasi DPRD Sangihe meraih juara 2, serta untuk stand FKUB Sangihe juga meraih juara 1.

Menariknya, ini merupakan keempat kalinya DPRD Sangihe meraih juara umum dalam kegiatan Legislatif Expo. “Ini kali keempat kami mendapatkan juara umum,” kata Ketua DPRD Sangihe, Josephus Kokondo kepada wartawan media Manadosulutnews saat ditemui disela-sela penutupan kegiatan yang di gelar di Atrium Manado Town Square (Mantos), Jumat (19/11/2021).

Josephus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bekerja secara maksimal, sehingga DPRD Sangihe boleh kembali mendapatkan juara umum dalam kegiatan tahunan ini.

Namun menurut Josephus, capaian tersebut bukanlah salah satu tujuan inti DPRD Sangihe mengikuti kegiatan tahunan ini. Karena menurut dia, ada hal lain juga yang tak kalah pentingnya dari sekedar mendapatkan juara umum.

“Satu hal yang penting juga dari kegiatan ini, kami bisa bertemu dengan teman-teman Legislatif yang ada di Kabupaten Kota maupun Provinsi, sehingga tahu bagaimana dinamika dan cara-cara pelayanan ke masyarakat, Kami saling bertukar pikiran dan pengalaman,” ungkap Josephus.

Ketua DPRD Sangihe, Josephus Kokondo.

Dia juga menambahkan, dengan adanya kegiatan seperti ini mereka juga dapat mengetahui tentang perkembagan regulasi yang ada, dalam rangka menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Jangan melihat beban untuk mengikuti kompetisi ini, tapi manfaat apa yang bisa kita dapat dalam rangka tugas pengabdian ke masyarakat dengan saling bertukar pikiran dan pengalaman. Bukan hanya pengalaman performa kepada masyarakat, tapi juga perkembangan regulasi yang berubah-ubah,” paparnya.

Disinggung mengenai tema dalam kegiatan ini, yaitu Kerukunan Beragama, dengan bangga Josephus menyampaikan, Sangihe merupakan salah satu barometer kerukunan, Karena dari dulu umat beragama di Sangihe sudah terbiasa hidup berdampingan, bahkan menurut dia, dalam satu rumah pun ada yang tinggal berbeda agama.

“Untuk kerukunan. Bukan untuk menyombongkan diri, tapi kalau untuk belajar kerukunan datanglah ke Sangihe. Karena, di sangihe kerukunan bukanlah normatif dan retorika tapi kerukunan sangihe adalah kultur,” kata Josephus bangga.

“Kerukunan kalau hanya dibuat sebagai simbolik itu menjadi semu, harusnya kerukunan itu kultur, kalau cumua dibuat seminar, pertemuan dan forum, saat pulang pasti lupa. Jadi kalau di Sangihe kerukunannya kultur,” tambah Josephus mengakhiri.

(Stev)

Bupati JEG Buka Pelaksanaan Kegiatan SWRF

SANGIHE, Manadosulutnews – Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME, (JEG) membuka pelaksanaan kegiatan Sangihe Writers and Readers Festival (SWRF) di gedung Dinas Perpustakaan Daerah, Kamis (21/10/2021).

Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Perpustakaan Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe dengan menggandeng para pegiat literasi, seniman, hingga budayawan di daerah maupun luar daerah Sangihe.

Pelaksanaan SWRF ini mengambil tema “Mengingat Masa Lampau, Menuliskan Masa Depan”. Hal ini bertujuan untuk mengangkat kebudayaan dan peradaban di Tanah Tampungang Lawo tercinta melalui literasi, dan rencananya akan dilaksanakan hingga 23 Oktober 2021.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, mengucap syukur akan terlaksananya agenda besar ini. “Sangat luar biasa, karena Festival Literasi Sangihe ini boleh diikuti oleh para pegiat literasi dari luar daerah Sangihe seperti Makassar, Gorontalo, Bolmong, Boltim, Bolmut, Minahasa dan Manado,” kata Bupati.

“Diucapkan selamat datang bagi para peserta pencinta dan pegiat literasi dari berbagai daerah yang sudah menginjakan kaki di Kepulauan Sangihe yang merupakan wilayah terluar di Utara Indonesia dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina,” tambahnya.

Lanjut Bupati berharap, dalam momentum pelaksanaan SWRF ini kiranya bisa menjadi dorongan semangat motivasi serta membangkitkan wawasan pikiran para peserta untuk menelaah betapa berharganya sejarah budaya dan peradaban di tanah Sangihe tercinta yang bisa diangkat dari berbagai aspek, contohnya keragaman bahasa Sangihe yang digunakan sehari-hari dan bahasa Sasahara.

“Kami di Sangihe ini mempunyai keragaman bahasa yang biasa digunakan sehari-hari, dan ada juga yang digunakan pada situasi tertentu. Contohnya Bahasa Sasahara. Merujuk dari sejarah yang mempercayai bahwa nenek moyang bangsa Sangihe adalah pelaut ulung, maka bahasa Sasahara ini adalah bahasa yang digunakan di laut atau singkatnya adalah suatu bahasa yang digunakan oleh masyarakat Sangihe ketika sedang atau berada di lautan,” terang Bupati.

Bupati juga berharap, dengan adanya kegiatan SWRF ini, diharapkan budaya dan sejarah Sangihe bisa kembali diangkat atau diperkenalkan lagi. “Sejujurnya dengan melihat kondisi sekarang ini, dimana ketertarikan masyarakat Sangihe akan literasi masih sangatlah rendah. Festival seperti ini kiranya mampu menarik simpati masyarakat luas, dan khususnya masyarakat Sangihe sendiri untuk lebih mengenal sejarah dan kebudayaan agar tidak akan pernah lupa jati diri kita sendiri,” tutup Bupati.

(Stev/**)

Dorong Pemulihan Ekonomi, Bupati Gaghana dan PT SMI Tandatangani Perjanjian Pinjaman PEN

Sangihe, Manadosulutnews – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE, ME dan Direktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero) Sylvi Juniarty Gani melakukan penandatanganan Perjanjian Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), di PT SMI (Persero) Sahid Sudirman Center, Jakarta Pusat, Jumat (03/09/2021).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME mengatakan, kita bersyukur bahwa hari ini adalah sungguh bersejarah, bagi kita, cukup lama kita menantikan, proses perjalanan ini, seingat saya, dari bulan Desember.

“Kita mencoba melakukan komunikasi, dan hari ini di tanggal 3 September, adalah hari penandatanganan MoU. Kerjasama terkait dengan pinjaman rencana PEN itu sendiri,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, dana ini untuk mendorong pemulihan ekonomi di semua wilayah di Indonesia. Tak terkecuali di Kepulauan Sangihe.

“Seluruh kabupaten kota bahkan provinsi, mereka bersama-sama berjuang mendapatkan fasilitas ini. Kita di Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapatkan hal yang sama terkait dengan pemulihan ekonomi,” terang Bupati.

Juga disampaikan Bupati, dan kita di Sangihe sendiri sesuai dengan proposal dalam pembiayaannya tentu dalam pembiayaan infrastruktur di ke PU, infrastruktur di Dinas Perdagangan terkait dengan pembangunan pasar, sarana prasarana, kemudian di rumah sakit, kemudian di jalan pertanian di Dinas Pertanian.

“Ini menjadi sasaran terhadap pengembangan ekonomi selanjutnya. Dampak-dampaknya, bahkan dalam kegiatannya untuk menyerap tenaga kerja yang cukup banyak,” ujarnya.

“itu orientasi kita, sehingga lapangan kerja tercapai, pendapatan masyarakat ada, kemudian output daripada itu adalah proses bisa mendatangkan berbagai agenda kegiatan yang bisa kita capai terkait dengan output kegiatan yang dilakukan,” tambah Bupati.

Terpisah, Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Veronika Maya Budiman mengatakan bahwa, jumlah pinjaman PEN tersebut senilai Rp. 199.811.052.632 (Seratus sembilan puluh sembilan miliar delapan ratus sebelas juta lima puluh dua ribu enam ratus tiga puluh dua rupiah).

Sementara itu, PT. SMI berharap agar pinjaman yang diberikan dapat digunakan secara optimal sehingga mampu mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Turut mendampingi Bupati Kepulauan Sangihe yakni Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Threenov Toufanus Ponto SH.

(Stev)

Temui Kepala Perpusnas RI, Gaghana Usulkan Pembangunan Gedung Perpustakaan Baru

Sangihe, Manadosulutnews – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, menemui Kepala Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI) Drs Muhammad Syarif Bando MM, di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (01/09/2021).

Dalam kunjungannya tersebut Bupati didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Johanis Emil Pilat SSos serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Threenov Toufanus Ponto SH.

Kedatangan Bupati bersama rombongan disambut baik oleh Kepala Perpusnas RI Drs Muhammad Syarif Bando MM, yang didampingi Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Deni Kurniadi, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Upriyadi, serta Direktur Direktorat Deposit Emiyati.

Dalam pertemuan tersebut Bupati menyampaikan keberadaan kondisi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah mengalami transformasi, mulai dari fisik gedung kantor dinas maupun gedung layanan Perpustakaan Umum Daerah yang semula adalah Gedung tua yang merupakan ex Balai Pertemuan Umum (BPU) namun kini telah diperindah dengan lukisan-lukisan artistik mural dan galeri karya seniman-seniman muda Sangihe. Dan transformasi fungsional Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosisl yaitu dengan memberikan ruang aktualisasi kepada anak-anak muda Sangihe untuk mengekspresikan kreativitas dan potensi mereka di bidang seni dan literasi.

“Maka telah menghasilkan berbagai iven yang telah mengubah image Perpustakaan Daerah sebagai tempat yang kurang diminati untuk dikunjungi menjadi tempat yang banyak menghasilkan karya dan memiliki daya tarik untuk dikunjungi. Serta diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat,” sebut Bupati.

Bupati pun menyampaikan harapan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan yang baru tanpa mengabaikan gedung yang lama.

“Pembangunan Gedung yang baru ini perlu dilakukan untuk menambah fungsionalisasi gedung yang lama yang dinilai kurang memadai lagi. Seiring dengan banyaknya minat kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat pencinta seni dan literasi dengan memanfaatkan gedung ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perpusnas RI, Drs Muhammad Syarif Bando MM, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dinilai berhasil mengimplementasikan berbagai inovasi untuk mendorong minat baca guna peningkatan indeks literasi masyarakat.

“Ini harus dikembangkan. Kami akan memperjuangkan usulan pembangunan gedung layanan perpustakaan ini yang anggarannya difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional RI melalui alokasi DAK fisik sub bidang perpustakaan Tahun Anggaran 2022, dimana yang baru mendapatkan persetujuan dalam alokasi DAK tersebut sebesar 300 juta untuk penanganan TIKnya,” kata dia.

Pula disampaikan, adapun hal yang mempengaruhi komponen penilaian alokasi anggaran DAK Gedung Perpustakaan baru adalah karena masih terintegrasi di atas lahan gedung yang lama, namun dengan adanya proposal dan penjelasan langsung dari Bupati dan Kepala Dinas Perpustakaan bahwa luasan tanah yang tersedia cukup memenuhi kriteria dengan lokasi pada kawasan strategis dalam berbagai pergembangan literasi masyarakat, maka dinilai permohonan pembangunan gedung ini layak untuk dipenuhi.

“Apalagi Sangihe masuk sebagai salah satu dari empat daerah perbatasan yang menjadi prioritas pembangunan Perpustakaan, sehingga jika tidak terealisasi di Tahun 2022 berarti bisa direalisasikan pada Tahun anggaran 2023. Sementara untuk Tahun 2022 akan direalisasikan penambahan 1 armada kendaraan roda empat untuk layanan Perpustakaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Kepulauan Sangihe melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Johanis Emil Pilat SSos mengutarakan, satu kerinduan akan kehadiran Kepala Perpusnas RI untuk hadir dalam iven Sangihe Writers and Readers Festival ( SWRF ) 2021 yang rencana iven puncaknya akan digelar pada tanggal 21-23 Oktober 2021.

“Dimana iven literasi tersebut rencananya akan menghadirkan partisipan penggiat literasi dari beberapa daerah di Indonesia, bahkan ada yang dari luar negeri,” jelas dia.

Kepala Perpusnas RI, merespon dengan antusias akan pelaksanaan iven ini, dan mengatakan jika tidak ada halangan beliau akan menjadwalkan kedatangan ke Sangihe dalam waktu tersebut.

(Stev)