MINSEL, MSN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Selatan, Glady N. L. Kawatu, S.H., M.Si., melaksanakan sejumlah agenda penting pada Senin (30/3/2026).
Agenda tersebut mulai dari apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga mendampingi Bupati dalam kegiatan penyerahan laporan keuangan di Manado.
Agenda pertama diawali dengan keikutsertaan Sekda Glady dalam Apel Perdana ASN pasca libur nasional dan cuti bersama yang dirangkaikan dengan Apel Kebangsaan Bulan April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Waleta dan dipimpin oleh Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, SIP sebagai Pembina Apel.
Apel ini diikuti oleh para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, para camat, kepala puskesmas, kepala sekolah tingkat SD dan SMP, pengawas sekolah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Setelah apel, Sekda melaksanakan koordinasi bersama para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bappelitbangda, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah.
“Koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja dan memperkuat sinergi antar perangkat daerah,” ucap Sekda Glady.
Selanjutnya, Sekda mendampingi Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Keuangan Unaudited Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara di Kota Manado.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, serta Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Utara Bombit Agus Mulyo.
Selain itu, hadir pula para bupati/wali kota atau perwakilannya, sekretaris daerah kabupaten/kota, inspektur daerah, serta kepala BKAD se-Provinsi Sulawesi Utara.
“Dalam setiap rangkaian kegiatan ini, menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam meningkatkan disiplin ASN, memperkuat koordinasi pemerintahan, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” tandasnya.
(Stev)










































