MINAHASA — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung meninjau lokasi terdampak gempa bumi di Sulawesi Utara, didampingi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat kehadiran negara dalam memastikan percepatan penanganan pascabencana dan pemulihan kehidupan masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di Desa Tateli dan Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara baru-baru ini.

Dalam agenda tersebut, Wakil Presiden Gibran bersama Gubernur Yulius mengunjungi kediaman almarhumah Deitje Lahia (69), warga Desa Tateli yang menjadi korban jiwa akibat runtuhnya bangunan di kawasan Gedung KONI Manado saat gempa terjadi. Kehadiran keduanya menjadi bentuk empati dan dukungan langsung kepada keluarga korban.
Selain itu, rombongan juga meninjau kondisi Gereja Katolik di Desa Rumengkor yang mengalami kerusakan akibat gempa, sekaligus melihat langsung dampak bencana terhadap fasilitas publik dan kehidupan masyarakat setempat.
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kunjungan Wakil Presiden merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat mengapresiasi perhatian cepat dari Bapak Wakil Presiden. Kehadiran beliau memberikan kekuatan moral yang besar bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Yulius.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah langkah strategis menjadi fokus utama, antara lain penyampaian santunan belasungkawa kepada keluarga korban, evaluasi kerusakan infrastruktur, serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam penanganan pascabencana.
Gubernur Yulius juga melaporkan secara langsung perkembangan terkini terkait kerusakan infrastruktur di berbagai titik kepada Wakil Presiden, sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Ia meyatakan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari BPBD hingga Dinas Sosial, terus bekerja secara terintegrasi guna memastikan penanganan berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Prioritas utama adalah keselamatan warga serta percepatan pemulihan fasilitas publik. Kami memastikan proses mitigasi dan rehabilitasi berjalan optimal agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat segera kembali normal,” tegasnya.
Kunjungan Wakil Presiden ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan pascagempa, sekaligus memberikan harapan dan semangat bagi masyarakat Sulawesi Utara untuk bangkit kembali.
(Budi)










































