MINSEL, MSN – Kebakaran KM Barcelona VA di Perairan Talise, Minahasa Utara pada Minggu (20/7), menyisahkan kisah haru dan duka bagi para penumpang.
Sekira 580 penumpang dievakuasi dalam tragedi ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 575 orang selamat dan 3 orang meninggal dunia. Salah satu di antaranya ibu hamil.
Kapal yang tengah berlayar dari Kepulauan Talaud menuju Kota Manado ini juga turut ditumpangi Empat pemuda asal Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, yakni Hamdi, Riklan, Valen dan Marcel.
Keempatnya manceritakan kisah saat menolong penumpang lainnya di tengah kondisi kalut tersebut.
Seperti yang dikisahkan Hamdi. Di tengah kepanikan dirinya masih sempat menggendong Bayi tiga bulan yang dititipkan Ayahnya lantaran panik.
“Bayi yang viral itu awalnya dititipkan ke saya. Tapi karena panik, saya memberikan kembali ke seorang ibu. Kemudian membantunya menurunkan bayi itu ke air. Ada juga ibu-ibu yang kami tolong dan kami beri pelampung,” ungkap Hamdi.
Kisah heroik yang sama juga diungkap Riklan. Di tengah kondisi susa paya bertahan hidup bertarung nyawa, mereka berempat sempat memberikan pertolongan pada penumpang lainnya.
“Ada yang teriak-teriak butuh pertolongan, kami berempat selalu sama-sama saling menolong meskipun sempat kehilangan keseimbangan dan hampir pasrah,” terang Riklan.
Mendengar kisah keempat pemuda pemberani tersebut, hati Mario Mandagie terkoyak. Wakil Ketua DPD KNPI Sulut itu turut nelangsa akan peristiwa naas itu.
Bahkan, mata suami tercinta Inri Wongkar itu tampak berkaca menahan pilu mendengar kisah yang diceritakan keempat pemuda.
Ia bahkan tak habis pikir semisal berada di situasi tersebut. Sehingga ia memuji kisah heroik yang dilakukan Hamdi Cs.
“Luar biasa perjuangan kalian. Di kondisi bertaruh nyawa pun masih bisa menolong orang lain,” puji Mario kepada mereka, saat bersua di RM Panorama, Alar Amurang, Rabu (23/07).
Mendengarkan langsung pengalaman para korban saat kejadian. Mario pun menunjukkan sikap empati yang tinggi.
Ia tak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga dukungan moral untuk Hamdi dan ketiga rekannya yang selamat dari bencana tersebut.
“Semoga ini bisa bermanfaat meringankan beban teman-teman,” ucap menantu Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH itu.
Bahkan, kisah heroik yang dilakukan para penyelamat, baik sesama penumpang seperti Hamdi dan ketiga rekannya, para nelayan dan seluruh yang terlibat dalam penyelamatan korban KM Barcelona VA ini memberikan pelajaran hidup berharga bagi Mario.
“Pelajaran hidup berharga yang saya petik dari kejadian ini, ternyata di tengah kesesakan, kita masih bisa menjadi berkat dengan memberikan pertolongan. Bahkan sekecil apapun pertolongan itu, mungkin akan berdampak besar bagi kehidupan orang yang kita tolong,” ucap Mario seraya menyampaikan turut berdukacita sedalam-dalamnya untuk para korban.
Sementara itu, Hamdi, Riklan, Valen dan Marcel berterima kasih atas perhatian yang diberikan Mario. Bahkan, perjumpaan dengan Mario meninggalkan kesan mendalam bagi mereka.
(Stev/*)