MINSEL, MSN – Kontingen Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara tahun 2025 dengan total perolehan 97 medali. Capaian ini meningkat drastis dibanding Porprov XI tahun 2023 yang hanya meraih 39 medali.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minsel, Fietber Raco, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berperan dalam pencapaian ini, terutama kepada Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Theodorus Kawatu selaku pembina olahraga daerah.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Minsel yang terus memberi dukungan penuh. Juga kepada para atlet, pelatih, pimpinan cabor, orang tua, serta para donatur yang telah berjuang dan bekerja sukarela sehingga medali meningkat hampir tiga kali lipat,” ujar Raco didampingi Sekretaris Dispora Ivans Karundeng, Jumat (28/11/2025).

Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa cabang olahraga yang belum mampu mempertahankan tradisi medali di ajang provinsi kali ini.
“Memang ada cabor yang berhasil mempertahankan tradisi medali, tapi ada juga yang lepas sehingga peringkat Minsel belum naik signifikan. Ini juga disebabkan keterbatasan fasilitas pendukung,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dispora Minsel Ivans Karundeng optimis dalam beberapa tahun mendatang, Minsel mampu masuk di lima besar Porprov Sulawesi Utara.
Adapun Rekap Perolehan Medali Kabupaten Minsel di Porprov XII Sulut 2025, yakni:
Total 97 medali terdiri dari:
12 Emas
27 Perak
58 Perunggu

Cabor Penyumbang Medali Terbanyak
*Dance Sport — 19 medali
(3 emas, 8 perak, 8 perunggu)
*Sambo — 11 medali
(3 perak, 8 perunggu)
*Kick Boxing — 10 medali
(2 perak, 8 perunggu)
*Wushu — 9 medali
(1 emas, 5 perak, 3 perunggu).
Cabor Penyumbang Medali Emas
Atletik (3 emas); Catur (2 emas); Muaythai (2 emas); Pencak Silat (1 emas); Taekwondo (1 emas) ; dan Gateball (1 emas). Adapun Cabor Tanpa Medali Tahun Ini, yakni Tenis Meja, Sepak Bola, Bridge.
Total capaian 97 medali ini dinilai sebagai hasil kerja keras atlet dan pelatih, sekaligus menjadi gambaran perkembangan prestasi olahraga di Kabupaten Minahasa Selatan.
(Stev)











































