MITRA, MSN – Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, memimpin Rapat Koordinasi terkait kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) yang berlangsung di Lantai 3 Kantor Bupati (Kamis 15/11).
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kerakyatan.
Rapat koordinasi berfokus pada perumahan, kawasan permukiman, sistem sanitasi, dan akses air minum bersih melalui sesi brainstorming bersama pihak terkait.
Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa dalam mengikuti Program DAK Tematik PPKT dari Bappenas RI, sinkronisasi data dan pemenuhan dokumen penunjang harus diselesaikan secara akurat dan tepat waktu.
Hal ini penting agar Minahasa Tenggara dapat menjadi salah satu kabupaten penerima dana tersebut pada Tahun 2027, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat pada tahun anggaran yang sama.
“Koordinasi lintas sektor sangat vital. Kita ingin memastikan seluruh persiapan teknis tidak ada yang terhambat, sehingga program pengentasan permukiman kumuh ini menjadi solusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga Mitra,” ujarnya.
Sebagai narasumber, konsultan pendamping DAK Tematik PPKT Akhmad Nashiruddin memberikan arahan teknis mengenai strategi integrasi pembangunan permukiman yang memenuhi standar kelayakan dan keberlanjutan lingkungan sesuai kriteria pusat.
Kegiatan diikuti oleh Para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan pejabat administrator terkait guna menyelaraskan langkah menuju target Minahasa Tenggara yang bebas kawasan kumuh dan memiliki infrastruktur sanitasi yang handal.
(Angki)










































