MANADO– Di era kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, sektor pariwisata Sulawesi Utara menunjukkan kinerja yang menggembirakan pada awal tahun 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari 2026 tercatat mencapai 7.550 kunjungan, atau meningkat 34,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi indikator positif bagi geliat pariwisata daerah, seiring dengan berbagai upaya penguatan sektor pariwisata yang terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Dari sisi asal negara, wisman yang berkunjung ke Sulawesi Utara masih didominasi oleh wisatawan dari kawasan Asia. Tiongkok menempati posisi pertama dengan kontribusi sebesar 52,68 persen, disusul Korea Selatan 39,60 persen, serta Singapura 1,18 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar Asia tetap menjadi tulang punggung pariwisata Sulawesi Utara.
Selain wisatawan mancanegara, pergerakan wisatawan nusantara juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada Januari 2026 tercatat sebanyak 1.232.868 perjalanan wisatawan domestik ke Sulawesi Utara, atau meningkat 15,04 persen secara tahunan.
Kota Manado masih menjadi destinasi utama dengan jumlah perjalanan mencapai 289.974, diikuti Kabupaten Minahasa sebesar 201.728 perjalanan dan Kabupaten Minahasa Utara sebanyak 151.437 perjalanan. Hal ini mencerminkan mulai meratanya distribusi kunjungan wisatawan ke berbagai wilayah di Sulawesi Utara.

Di sektor akomodasi, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Januari 2026 tercatat sebesar 40,32 persen, naik 2,78 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing juga menunjukkan peningkatan, mencerminkan kualitas layanan dan kenyamanan yang semakin baik.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata secara berkelanjutan, melalui peningkatan konektivitas, promosi destinasi, serta penguatan ekosistem pariwisata berbasis daerah.
Dengan capaian awal tahun yang positif ini, Sulawesi Utara optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia sekaligus pintu gerbang pariwisata di wilayah Pasifik.
(Budi)









































