Bangun Desa Bersih dari Korupsi, Pemdes Tumpaan II Sosialisasikan Program KPK RI

MINSEL, MSN – Pemerintah Desa (Pemdes) Tumpaan II, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, menindaklanjuti program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan terkait Ajakan Kampanye Antikorupsi Serentak melalui Program Pariwara Antikorupsi 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi untuk membangun budaya antikorupsi di seluruh lapisan masyarakat.

Hukum Tua Desa Tumpaan II, Elke Sisilia Poluakan, S.K.M., M.Kes, mengatakan pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan korupsi.

“Pada tahun 2026, KPK RI kembali menyelenggarakan Program Pariwara Antikorupsi sebagai gerakan kampanye serentak pemerintah daerah dalam menyampaikan pesan antikorupsi kepada masyarakat. Kami sebagai pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk memastikan pesan tersebut tersampaikan secara luas,” ujar Poluakan, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, kampanye antikorupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, Pemdes Tumpaan II berkomitmen mendukung penuh program tersebut melalui berbagai bentuk sosialisasi, edukasi, serta penyampaian pesan-pesan antikorupsi kepada warga.

Ia menegaskan, nilai-nilai kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus terus ditanamkan sejak dini agar tercipta tata kelola pemerintahan desa yang bersih serta bebas dari praktik korupsi.

“Kami berharap melalui kampanye ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga integritas dan bersama-sama mengawasi penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. Budaya antikorupsi harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk desa,” tambahnya.

Pemdes Tumpaan II juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan berani menolak segala bentuk praktik koruptif serta membangun budaya jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Program Pariwara Antikorupsi 2026, diharapkan semangat antikorupsi semakin mengakar di tengah masyarakat sehingga mampu mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

(Stev)

Elke Sisilia Poluakan Sandang Gelar Magister Kesehatan dengan Predikat Cum Laude

MINSEL, MSN – Elke Sisilia Poluakan resmi meraih gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dari Universitas Sam Ratulangi Manado. Elke diwisuda pada Wisuda Program Doktor, Magister, PPDSp-I, Profesi dan Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Unsrat, Kamis (26/02/2026).

Menyandang gelar S.K.M., M.Kes., istri tercinta Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan, Ricky Ch. Kalangi, SE., MM., ini berhasil meraih predikat terbaik (cum laude) dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi.

Atas pencapaian tersebut, Elke mengungkapkan rasa syukur mendalam dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama menempuh pendidikan.

“Terima kasih banyak Tuhan Yesus. Saya percaya semua ini berkat campur tangan-Nya. Terima kasih juga untuk para dosen, pembimbing, serta rekan-rekan seperjuangan,” ungkap Elke.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada keluarga besar yang senantiasa memberi dukungan dan kekuatan selama proses perkuliahan.

“Spesial terima kasih untuk mama, papa, anak-anak, dan suami tercinta yang selalu berdiri di samping saya. Dalam pelukan keluarga, lelah berubah menjadi bahagia,” tuturnya penuh haru.

Elke berharap capaian akademik ini dapat menjadi bekal untuk semakin meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong pelayanan dan pembangunan kesehatan secara berkelanjutan.

Sekilas Tentang Elke Sisilia Poluakan, S.K.M., M.Kes

Selain dikenal aktif di dunia akademik, Elke juga merupakan Hukum Tua Desa Tumpaan Dua, yang selama ini konsisten mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

Tak hanya itu, untuk terus menimbah ilmu yang efektif untuk menggapai cita-cita, salah satu pencinta Drama Korea ini dikenal gemar membaca. Baik di rumah, ruang kerja, hingga dalam kendaraan pribadinya, buku selalu menjadi teman setia.

Selain menjadi ibu rumah tangga yang baik, dalam kesehariannya, penggemar Jung Hae In ini juga memiliki manajemen waktu yang ketat untuk jadwal jam membaca, jam menonton drama korea, dan saat teduh/jam sembayang untuk menjaga keimanannya.

Bahkan di lingkup keluarga besar, sosok Elke menjadi misteri yang menarik bukan buku yang mudah ditebak karena memiliki karakter yang bernilai, unik, dan tidak mudah diprediksi namun selalu memberikan kejutan positif bagi orang-orang di sekitarnya.

(Stev)