MINSEL, MSN – Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) untuk masyarakat sekitar lokasi bencana Pantai Amurang agar beraktivitas dengan aman dan tenang, terus dilakuk... Read more
MINSEL, MSN – Peningkatan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Berbagai upaya dilakukan, salah... Read more
MINSEL, MSN – DPRD Bone Bolango menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kamis (06/06/2024). Kunjungan Kerja anggota DPRD Minsel ini di pimpin Ridle M... Read more
MINSEL, MSN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses II Masa Persidangan ke-D... Read more
MINSEL, MSN – Kepala Bappelitbangda Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Brando Tampemawa menekankan, penanganan Stunting di Minsel merupakan tanggung jawab bersama. Menurut dia, Stunti... Read more
MINSEL, MSN – 177 Anggota Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) di Kabupaten Minahasa Selatan dilantik Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa Selatan (Minsel) Eva Keintjem, Sabtu (01/0... Read more
MINSEL, MSN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) terus melakukan berbagai upaya untuk menekan stunting. Salah satu kegiatan paling strategis yang akan dilakukan adalah intervensi serentak pencegahan stunting.
Intervensi serentak pencegahan stunting di daerah penting dilakukan untuk memastikan semua kelompok sasaran terdata dengan baik dan menerima semua intervensi yang dilakukan sehingga prevalensi stunting dapat di turunkan serendah mungkin.
Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan pada hari Jumat, (31/05) besok, akan melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Launching Gerakan Nasional (Gernas) Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.
Kegiatan tersebut akan dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar (FDW). Diketahui, Launching Gerakan Nasional Intervensi Serentak Pencegahan Stunting direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2024 mendatang.
Upaya intervensi serentak pencegahan stunting di daerah memerlukan peran serta dari semua pihak. Olehnya diperlukan kordinasi yang baik dalam pelaksanaannya.
Menurut Kepala Bapelitbangda Kabupaten Minahasa Selatan, Brando Tampenawa, kenaikan stunting di Kabupaten Minahasa Selatan sendiri disebabkan karena terjadinya fluktuasi balita stunting, antara lain adanya kasus baru dimana terjadi tren yang positif peningkatan partisipasi orang tua yang membawa balita ke Posyandu untuk diukur dan diitimbang, yang mencapai 90 % dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Balita-balita stunting yang pada tahun sebelumnya belum teridentifikasi karena belum dibawa ke Posyandu, stelah pada tahun 2023 dibawa ke posyandu sehingga teridentifikasi balita stunting,” terang tampemawa.

Lebih lanjut disampaikan Tampemawa, penanganan stunting sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting harus dilakukan secara konvergensi atau “baku malendong”.
“Tanggung jawab ini bukan hanya dipikul oleh Pemerintah saja tetapi juga seluruh elemen masyarakat harus turut serta mengemban tugas ini,” ujar Tampemawa.
Tampemawa menambahkan, Pemkab Minsel sendiri telah melakukan upaya-upaya nyata dalam rangka percepatan penurunan stunting, seperti pembuatan kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam penanganan stunting.
“Seperti Peraturan Bupati, SK Bupati dan Instruksi Bupati, kampanye pemberian obat tambah darah bagi remaja, pengadaan alat timbangan antropometri di semua posyandu di 167 desa, pengadaan tenaga gizi yg terlatih, kegiatan BAAS Forkompimda dan seluruh Kepala Perangkat Daerah, serta dengan Perusahaan-perusahaan melalui program CSR, penguatan dana dan pelayanan Posyandu melalui dana desa seperti makanan pendamping ASI yang berkualitas,” paparnya.
Selain itu menurut Tampemawa, Pemkab Minsel juga telah melakukan berbagai inovasi-inovasi penanganan stunting, antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting, Gerakan Lawan Stunting untuk Hasilkan Generasi Hebat (Gerakan Laskar Hebat), serta inovasi oleh Puskesmas-puskesmas.
“Semua upaya-upaya ini harus dilakukan secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, peran pemerintahan daerah (Pemkab dan DPRD) menjadi penting dalam merencanakan dan menganggarkan untuk mendukung proses Penanganan stunting. Kita harus kompak untuk menangani stunting ini. Mari jadikan stunting sebagai musuh kita bersama,” pungkas Tampemawa.
Diketahui stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak.
(Stev/*)
MINSEL, MSN – Staf Khusus (Stafsus) Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar (FDW) bidang Pemerintahan Desa, Jhonly Nortje Runtunuwu mengapresiasi kinerja Bupati FDW atas berbagai capaian dan keberhasilan yang telah diraih Pemkab Minsel. Mulai dari capaian pertumbuhan ekonomi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia hingga pengendalian inflasi.
Apresiasi tersebut disampaikan Jhonly Nortje Runtunuwu saat ditemui manadosulutnews.com di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Rabu (29/05/2024).

Menurut Runtunuwu, tahun 2024 pertumbuhan ekonomi Minsel berada di angka 5.54 dibandingkan Tahun 2021 4.91 persen. Hal ini bagi dia merupakan hasil dari upaya dan kerja keras yang sangat serius dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Franky Donny Wongkar dalam pembangunan ekonomi.
Selain itu, salah satu Tokoh Masyarakat di Desa Karimbow Talikuran ini juga mengatakan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Minsel juga telah mencapai 73.66 dibandingkan dengan Tahun 2021 yang berada di angka 72.32.

Tak hanya itu, sesuai data BPS menurut dia, angka kemiskinan di Minsel juga menurun dari tahun ke tahun, yakni dari angka 9.37 menjadi 8.89 persen periode 2021 – 2024.
Lebih jauh, Runtunuwu juga mengapresiasi langkah Bupati FDW dalam upaya pengendalian Inflasi di Minsel. Bahkan kata dia, baru-baru ini Pemkab Minsel meraih penghargaan Pembangunan Daerah dari BPK RI.

Penghargaan Pembangunan Daerah sendiri menurut dia dinilai dari kualitas penyusunan dokumen perencanaan dan inovasi daerah, dimana yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan adalah inovasi gerakan “mari jo batanam”.
“Tentunya hal ini membuktikan bahwa Bapak Bupati Franky Donnny Wongkar, SH bekerja nyata wujudkan perubahan di Minahasa Selatan. Sehingga tentunya, seluruh prestasi dan capaian yang telah didapat Pemkab Minsel harus kita apresiasi,” ungkapnya.
(Stev)
MINSEL, MSN – Kadis Kominfo Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Tusrianto Rumengan menyikapi beredarnya postingan di media sosial terkait penarikan Ajudan / Aide de Camp (ADC) Wakil B... Read more
MINSEL, MSN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar rapat paripurna di ruang paripurna kantor DPRD Minsel pada Selasa (28/05/2024). Rapat... Read more







































