MINSEL, MSN – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Hal ini ditandai dengan pencanangan Gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Menanam Cabai oleh Bupati Franky Donny Wongkar, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan tanam depan Kantor Bupati, Kecamatan Amurang Timur, dan diawali dengan penanaman bibit cabai secara simbolis oleh bupati bersama jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah konkret dalam mengajak ASN menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong secara produktif.
“Melalui gerakan ini, ASN diharapkan menjadi motor penggerak dalam upaya menjaga ketahanan pangan, sekaligus membantu mengendalikan harga cabai di pasaran,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari penguatan gerakan “Marijo Batanam” yang telah diinisiasi sejak tahun 2022.
Program tersebut terbukti memberikan dampak positif, di antaranya keberhasilan Kabupaten Minahasa Selatan dalam meraih insentif fiskal pada tahun 2023 sebagai satu-satunya daerah di Sulawesi Utara yang berprestasi dalam pengendalian inflasi.
Bahkan, pada akhir tahun 2025, Minahasa Selatan tercatat sebagai daerah dengan angka inflasi terendah di tingkat provinsi.
Untuk itu, pemerintah kini memfokuskan gerakan pada komoditas cabai yang dinilai strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Minahasa Selatan Glady Kawatu, jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Minahasa Selatan.
Selain itu, hadir pula perwakilan dunia usaha dan perbankan, yakni Imelda Tandako dari Cargill Amurang, serta Yudi Chandra Manus dari Bank SulutGo.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kapolres Minahasa Selatan David Candra Babega, Kajari Minahasa Selatan Albertus Roni Santoso, serta perwakilan TNI dari Koramil Amurang.
Dengan pencanangan gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap keterlibatan aktif ASN dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat luas dalam mendukung kemandirian pangan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.
(Stev/*)








































