MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, meresmikan Kantor sekaligus Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (22/4/2026). Peresmian dilakukan bersama Ketua Dekranasda Sulut, Anik Yulius Selvanus.
Gedung tersebut merupakan pemanfaatan eks rumah dinas Ketua DPRD Sulut yang kini dialihfungsikan menjadi ruang produktif untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang memungkinkan optimalisasi aset daerah menjadi fasilitas yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Galeri ini harus menjadi wadah bagi pelaku UMKM, seniman, dan insan kreatif untuk menampilkan karya unggulan sebagai etalase kemajuan Sulawesi Utara,” ujar Yulius.

Ia menilai keberadaan galeri tersebut strategis dalam mendorong promosi produk lokal, terutama di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara. Data pemerintah daerah menunjukkan wisatawan asal Tiongkok mencapai ratusan orang setiap hari.
Sejalan dengan itu, Gubernur menginstruksikan Dinas Pariwisata agar memasukkan kunjungan ke Galeri Dekranasda sebagai bagian dari paket wisata resmi. Langkah ini diharapkan membuka peluang interaksi langsung antara wisatawan dan produk ekonomi kreatif lokal, sehingga mampu memperluas akses pasar hingga tingkat global.
Menurut Yulius, sektor ekonomi kreatif memiliki ketahanan tinggi karena bertumpu pada ide dan inovasi, bukan semata-mata sumber daya alam. Dengan pengelolaan yang konsisten serta dukungan pembinaan dan promosi dari Dekranasda, sektor ini dinilai berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda.
Selain itu, penguatan ekonomi kreatif juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.
Menutup sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha kreatif untuk menjadikan Galeri Dekranasda sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis kreativitas dapat menjadi pilar utama pembangunan ekonomi Sulawesi Utara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Yulius.
Peresmian ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memperkuat posisi daerah sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya di kawasan timur Indonesia.
(Budi)











































