MANADO— Kabar baik datang dari sektor pertanian Sulawesi Utara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 tercatat meningkat menjadi 128,50. Angka ini mencerminkan kondisi yang menguntungkan bagi para petani, di mana pendapatan dari hasil pertanian secara umum lebih tinggi dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
Peningkatan NTP tersebut menjadi indikator penting bahwa sektor pertanian di Sulawesi Utara tetap menunjukkan ketangguhan dan daya saing yang kuat. Kenaikan ini terutama didorong oleh harga hasil pertanian yang mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan biaya produksi yang harus ditanggung petani

Berdasarkan penelusuran data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Https://sulut.bps.go.id/statistics-table) data grafik di atas bisa di interprestasi sebagai berikut:
- NTP > 100 menunjukkan petani berada dalam kondisi menguntungkan: pendapatan dari hasil pertanian lebih tinggi daripada biaya produksi
- Kenaikan NTP didorong oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar ~2,23%, lebih cepat dibandingkan kenaikan indeks biaya produksi (Ib) sebesar ~1,75%.
- Ini menjadi sinyal positif bahwa sektor pertanian Sulawesi Utara tetap tangguh dan berdaya saing.
Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, capaian ini memberikan harapan dan optimisme bagi keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Para petani di berbagai wilayah di Sulawesi Utara pun merasakan dampak positif dari pergerakan harga komoditas yang semakin membaik.
Namun demikian, kondisi ini tidak sepenuhnya merata di semua subsektor. Sejumlah subsektor pertanian masih mengalami penurunan, sehingga memerlukan perhatian dan langkah strategis agar peningkatan kesejahteraan petani dapat dirasakan secara menyeluruh.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat komitmennya untuk selalu mendorong kebijakan dan program yang berpihak pada petani. Upaya ini dilakukan agar tren positif NTP tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan secara berkelanjutan, sekaligus memastikan seluruh pelaku sektor pertanian mendapatkan manfaat yang adil dan merata.
Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, sektor pertanian Sulawesi Utara diharapkan terus tumbuh dan menjadi fondasi kuat dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
(Budi)










































