MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengikuti peresmian pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang dilakukan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual dari Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa (23/6/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang mencakup pembangunan dan peningkatan ruas jalan di 37 provinsi di Indonesia guna memperkuat konektivitas antardaerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Agenda peresmian dipusatkan di ruas jalan Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Presiden Prabowo hadir langsung di lokasi bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.

Dalam laporannya, Menteri PU menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah. Program ini didukung anggaran sebesar Rp5,41 triliun dan difokuskan untuk memperkuat konektivitas wilayah yang mendukung sektor pangan, energi, dan sumber daya air.
Selain itu, pembangunan jalan daerah diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa, terutama dalam memperlancar rantai pasok komoditas pertanian dari sentra produksi menuju pasar dan pusat konsumsi.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, konektivitas yang baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan berbagai komoditas unggulan daerah sehingga dapat meningkatkan daya saing serta kesejahteraan masyarakat.

Presiden juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Usai mengikuti peresmian secara virtual, Gubernur Yulius Selvanus menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah pusat. Menurutnya, peningkatan konektivitas menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.
“Program Inpres Jalan Daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi komoditas unggulan, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi daerah,” ujar Yulius.
Ia menambahkan, Sulawesi Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata yang membutuhkan dukungan infrastruktur memadai agar dapat berkembang secara optimal.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat guna mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan virtual tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang mengikuti jalannya peresmian dari Wisma Negara Bumi Beringin.
Melalui program pembangunan jalan daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, pemerintah berharap konektivitas nasional semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan hingga ke tingkat daerah.
(Manado)











































