MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” melalui berbagai capaian pembangunan yang diraih sepanjang tahun 2025.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, ketahanan pangan, infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan.
Pada sektor reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, Pemprov Sulut terus memperkuat upaya pencegahan korupsi dan penyalahgunaan narkoba melalui berbagai program edukasi dan pembinaan masyarakat. Penguatan integritas dilakukan melalui pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah, sosialisasi pada berbagai institusi publik, serta pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan kepemudaan.
Di bidang pembangunan sumber daya manusia, Sulawesi Utara mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 75,68 menjadi 76,32 pada tahun 2025. Peningkatan tersebut didukung oleh berbagai program penguatan sektor pendidikan, antara lain pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, pengembangan Sekolah Rakyat, pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Manado (UNIMA), serta pemberian ribuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.
Kemajuan juga terlihat pada sektor kesehatan. Sulawesi Utara memperoleh penghargaan nasional sebagai provinsi dengan capaian terbaik dalam peningkatan angka harapan hidup (Outstanding Province in Life Expectancy Value). Selain itu, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 99,1 persen dari total penduduk.
Sementara itu, sektor ekonomi menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada tahun 2025 mencapai 5,66 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada pada angka 5,11 persen. Pada saat yang sama, tingkat ketimpangan ekonomi juga mengalami perbaikan yang ditunjukkan oleh penurunan Gini Rasio menjadi 0,341.
Kepercayaan investor terhadap Sulawesi Utara turut mengalami peningkatan. Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp10,1 triliun atau melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 109 persen.
Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan daya saing destinasi wisata melalui revitalisasi sejumlah kawasan, termasuk Sumaru Endo dan Bukit Kasih Kanonang. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Pada sektor ketahanan pangan, pemerintah mulai merealisasikan program pembukaan sekitar 8.000 hektare sawah baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan daerah dan mendukung target swasembada pangan nasional.
Program Makan Bergizi Gratis juga mulai dijalankan dengan dukungan 162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan produktif.
Dari sisi infrastruktur, penyelesaian pembangunan Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) III menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen pemerataan pembangunan juga diwujudkan melalui penyediaan layanan listrik selama 24 jam di tujuh pulau terluar Sulawesi Utara. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan sekaligus memperkuat akses terhadap berbagai layanan dasar.
Pada sektor sosial dan kebencanaan, pemerintah berhasil membangun hunian tetap bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang. Program ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Selain berbagai capaian pembangunan fisik dan sosial, Sulawesi Utara juga memperoleh sejumlah penghargaan nasional di bidang tata kelola pemerintahan. Di antaranya predikat kualitas pelayanan publik yang baik dari Ombudsman Republik Indonesia serta penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik I dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029.
Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa agenda pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah berharap berbagai program strategis yang telah berjalan dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat fondasi pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
(Budi)










































