MANADO — Semangat konsolidasi Partai Gerindra Sulawesi Utara terlihat kuat dalam pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Hotel Four Points Manado, Sabtu (24/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat soliditas kader sekaligus memperkuat arah perjuangan politik partai di daerah.
Ribuan kader Partai Gerindra dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara memadati lokasi kegiatan. Kehadiran Ketua Harian DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjadi perhatian utama dalam agenda tersebut.
Bagi kader Gerindra Sulut, kehadiran Dasco dinilai sebagai bentuk dukungan langsung dari pengurus pusat terhadap penguatan organisasi partai di daerah.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mengaku sempat tidak menduga Sufmi Dasco Ahmad akan hadir dalam kegiatan itu. Pasalnya, hingga malam sebelum acara berlangsung, dirinya menerima informasi bahwa Dasco berhalangan hadir karena agenda kenegaraan.
“Saya ini Kopassus, tapi justru didadak oleh Pak Dasco. Tadi malam diinformasikan beliau tidak hadir karena tugas negara, tapi pagi ini tiba-tiba muncul di tempat ini. Ini luar biasa,” ujar Yulius yang disambut tepuk tangan para peserta Rakerda.
Kehadiran Dasco sontak membangkitkan antusiasme kader yang memenuhi ruangan kegiatan. Banyak kader menilai kehadiran pimpinan pusat menjadi bukti perhatian terhadap perkembangan dan perjuangan Partai Gerindra di Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Yulius Selvanus menekankan pentingnya loyalitas dan kerja nyata kader di tengah masyarakat. Menurut dia, perjuangan politik tidak semata berbicara mengenai kekuasaan, melainkan tentang keberanian hadir dan bekerja demi kepentingan rakyat.
Rakerda tersebut juga menjadi forum konsolidasi internal partai dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang. Gerindra Sulut ingin memastikan seluruh kader tetap solid, disiplin, dan bergerak dalam satu garis perjuangan.
Pesan mengenai persatuan dan kerja kolektif terus disampaikan sepanjang kegiatan berlangsung. Di tengah dinamika politik nasional dan daerah, Gerindra Sulut berupaya menunjukkan diri sebagai partai yang aktif bekerja dan dekat dengan masyarakat.
Yulius menegaskan bahwa soliditas organisasi merupakan kunci utama dalam menjalankan program partai maupun mendukung pembangunan daerah.
“Satu komando. Kalau tidak satu komando, susah. Semua apa yang kita kerjakan pasti akan terbengkalai, kita tidak akan pernah mencapai apa yang kita inginkan. Tetapi kalau kita mau bergandengan tangan, niscaya dengan mudah kita capai dan dengan cepat,” kata Yulius.
Ia juga mengingatkan kader untuk tetap menghormati mekanisme organisasi partai di daerah. Menurut dia, berbagai persoalan internal sebaiknya diselesaikan melalui jalur komunikasi dan struktur organisasi yang ada di tingkat DPD Sulawesi Utara.
“Datang menghadap, jangan takut-takut menghadap. Pintu terbuka itu. Langsung datang ke Ketua DPD, jangan sedikit-sedikit melapor ke pusat,” ujarnya.
Menutup kegiatan tersebut, Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan simpatisan yang terus memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya di Gerindra Sulawesi Utara.
“Saya dilatih bukan untuk berjalan sendiri, tapi mengajak semua bergerak bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.
Rakerda tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan mesin organisasi Partai Gerindra Sulut dalam menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah ke depan.











































